Ketua Rumah Autis Denpasar : Autism is Not A Joke !

Autism is not a Joke !
DENPASAR—Salah satu figur yang dikenal oleh pemirsa televisi selain penyanyi, pembaca berita atau pemain sinetron adalah pendakwah. Dedeh Rosidah atau yang lebih dikenal dengan nama Mama Dedeh adalah salah satu pendakwah yang mampu merebut hati pemirsa di salah satu televisi swasta.
Gaya dakwahnya yang lucu, menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaahnya yang mayoritas adalah kaum ibu. Menyelipkan kelakar dalam dakwah memang nampak lebih segar tetapi ketika salah memilih kelakar akan menuai kritik dan atau bahkan hujatan.
Seperti halnya ketika Ia menggunakan istilah Autis sebagai bahan kelakar dalam kotbahnya, kritik dan hujatan pun tertuju kepadanya, mulai dari pengguna media sosial hingga pihak-pihak yang berkecimpung langsung di bidang autis memberikan reaksi.
Inayah Wiyartathi, Ketua Rumah Autis Denpasar sangat menyayangkan kelakar yang dilontarkan Mama Dedeh dimana Ia menyamakan penggila gadget dengan penyandang autis. “Sebagai publik figur terlebih lagi pendakwah, saya sangat menyayangkan bahwa beliau tidak berhati-hati dalam membuat kelakar.” jelas Inayah.
Inayah Wiyartathi
Ia pun yakin tidak ada niat buruk dari seorang ustadzah sekelas Mama Dedeh untuk melecehkan penderita autis, tetapi tetap saja bagi Inayah itu adalah tindakan yang tidak cerdas dan menempatkan autis sebagai bahan olok-olokan. 
Inayah juga menyesalkan dalam kejadian ini masih ada yang seolah membenarkan apa yang dilakukan Mama Dedeh adalah sekedar becandaan biasa, banyak yang melakukannya bukan hanya Mama Dedeh. Yang itu artinya, menurut Inayah, banyak pihak yang tak memiliki empati bagi penderita autis. 
“Anak-anak autis bukanlah anak-anak yang pantas dijadikan bahan guyonan, begitu juga dengan autisnya itu sendiri.” Lanjut Inayah. 
Harapannya, kelak para publik figur lebih berhati-hati dalam berkelakar jangan menyakiti salah satu pihak dalam kelakarnya, anak autis memiliki orang tua, saudara dan kerabat, mereka pun bisa tersakiti dengan kelakar seperti itu. 
Mereka harusnya datang ke Rumah Autis Denpasar atau tempat sejenisnya di kota-kota mereka dan melihat bagaimana perjuangan anak-anak istimewa ini dalam kesehariannya, sehingga mereka akan berfikir kembali untuk menjadikan autis sebagai lelucon karena memang Autism is not a Joke. Tegas Inayah mengakhiri percakapan dengan Cendana News pada hari Senin (3/8/2015).
SENIN, 3 Agustus 2015
Jurnalis : Miechell Kuagouw
Foto : Miechell Kuagouw
Editor : Gani Khair
Foto Rumah Autis Denpasar dan Kegiatan Siswa
Lihat juga...