![]() |
| Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy [Foto; Samad Vanath S] |
CENDANANEWS (Ambon) – Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya lagi warga Kota, agar jangan mudah terprovokasi dengan berbagai issu yang beredar belakangan di tengah masyarakat.
“Belakangan issu SARA kembali ditiupkan oleh provokator guna mengadu domba warga Kota Ambon khususnya dan masyarakat Maluku umumnya untuk kembali bentrok,”katanya kepada Cenda News di Ambon, Provinsi Maluku, Senin (27/7/2015).
Disebutkan, Issu SARA tersebut ditiupkan oleh para provokator dan atau orang-orang yang tidak bertanggungjawab serta tidak menginginkan warga Kota Ambon dan masyarakat Maluku umumnya hidup dalam kedamaian.
“Mari kita hilangkan rasa saling curiga, ciptakan Ambon yang aman dan damai. Jangan terpengaruh issu provokatif yang dapat menghancurkan kedamaian Kota ini,” anjur Wali Kota Ambon.
Wali Kota Ambon menegaskan, soal kemanan adalah tanggung jawab semua pihak mulai pemerintah, aparat TNI dan Polri juga semua masyarakat.
“Jadi siapapun orangnya yang hidup di Kota Ambon khususnya, dan Maluku umumnya wajib bertanggung jawab menjaga situasi keamanan di daerah ini masing-masing demi terciptanya kedamaian sejati,” tegasnya.
Menurut Wali Kota Ambon, konflik horizontal tahun 1999 seharusnya dijadikan cermin buruk bagi seluruh warga Kota Ambon termasuk masyarakat Maluku secara umum.
“Daerah ini punya pengalaman pahit dengan konflik tahun 1999. Masyarakat jangan lagi mudah untuk dihasut yang pada intinya memecah belah hubungan persaudaraan orang basudara di Maluku,” tandasnya.(Samad Vanath Sallatalohy)