Terminal Ubung Lengang namun Siap Sambut Arus Mudik

CENDANANEWS (Denpasar) – Sektor transportasi darat adalah salah satu andalan masyarakat untuk bepergian antar kota, daerah, dan Pulau. Terminal Bus antar kabupaten dan Antar Propinsi di Denpasar belum menunjukkan tanda-tanda signifikan terkait bulan Ramadhan di Bali.
Suasana lengang masih menyelimuti Terminal Bus Ubung namun pelaku bisnis bus antar propinsi sudah terbiasa dengan hal ini.
Putu Raka, dari Bus Gunung Harta mengatakan biasanya ledakan pemesanan tiket mudik meledak H-10 Idul Fitri dan krodit penumpang terjadi H-3. Penambahan armada dari internal pemilik usaha jasa angkutan pun tidak pernah di lakukan walau lonjakan penumpang naik tinggi. 
“Contohnya, jurusan Denpasar-Banyuwangi-Jember-Lumajang, itu sudah sepuluh Bus, dan walau lonjakan penumpang naik maka jumlah armada itu masih aman,” sambung putu enteng di terminal Ubug, Sabtu (4/7/2015).
Hal senada juga diungkapkan armada Bus lainnya, sebut saja Fredi dari Pahala Kencana. Ia bahkan mengatakan untuk Bali tidak pernah ada tambahan armada dari pihak Pahala Kencana, karena kenaikan penumpang tidak terlalu merepotkan sampai harus mengorbankan trayek lain. 
“Kalaupun ada itu pasti bantuan armada dari internal Dishub, itupun jika dirasakan sangat mendesak, maklumlah, kan gratis Bus nya” kata Fredi menambahkan.
Kepala UPT Terminal Ubung AA Eka Putra mengatakan, pihaknya tetap melakukan pantauan di lapangan.
“Mudik adalah saat yang paling ditunggu-tunggu warga pendatang di Denpasar, kami siap memberikan pelayanan terbaik seperti yang selalu kami berikan setiap tahunnya. Belum ada langkah-langkah bantuan penambahan armada, namun langkah awal kami sejak tanggal 20 April 2015 adalah mengurai kemacetan di pintu masuk terminal dengan cara uji coba pengalihan masuk-keluar Bus. Dan hasilnya cukup menggembirakan,” Jelas Eka Putra.
Petugas Dishub Lapangan juga tampak santai mengawasi. I Nyoman Mantera berkata bahwa arus mudik keluar pulau Bali melalui Terminal Ubung belum terlalu mengkhawatirkan. 
“Sudah mulai ada, tapi sangat kecil sekali jumlahnya, biasanya pedagang-pedagang pendatang yang ingin beribadah puasa di kampungnya,” pungkas Nyoman.
Pantauan CND siang ini, arus lalulintas Bus antar pulau maupun antar kabupaten di Bali masih terkendali dan dalam kesibukan yang masih aman. Contohnya, Jurusan pulang-pergi Denpasar ke arah Surabaya, Malang, Jogja, dan Semarang, masih teratur.
——————————————————-
SABTU, 03 Juli 2015
Jurnalis       : Miechell Koagouw
Fotografer : Miechell Koagouw
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...