Kondisi Dua Orang Bayi Kembar Lima Sudah Stabil

Ibu dari Bayi kembar lima
CENDANANEWS (Surabaya) – Dua dari lima bayi kembar pasangan Hari Saputra (32 tahun) dan Nia Rachmawati (31 tahun) sudah stabil keadaannya. Alat bantu pernafasan yang terpasang di bayi keempat dan kelima sudah dilepas. Anindita Ramadhani Putri (putri keempat) dan Naisha Naladeva Ramadhani (putri kelima) sudah melewati masa kritis di RSUD dr. Soetomo.
Menurut keterangan Ketua Tim Dokter yang menangani bayi kembar lima ini, dr. Agus Harianto SpAK menyebukan, meski alat bantu pernafasan sudah dilepas, pengawasan dan pemeriksaan intensif akan terus dilakukan.
Kondisi ketiga bayi lainnya masih menggunakan alat bantu pernafasan atau respirator karena dinilai belum stabil.
Menurut salah satu tim dokter, dr. Risa Ertika setiap tiga jam sekali kelima bayi mendapat asupan ASI 5-6 cc.
“Kecuali bayi kedua. Karena masih mengalami preshock. Preshock terjadi karena ductus arteriosus (pembuluh darah) pada bayi kedua belum menutup sempurna. Sehingga terjadi penurunan tekanan darah dan diharuskan berpuasa. Untungnya, tidak sampai pendarahan.” Ujar Risa.
Selain pemberian ASI juga tetap diberikan transfusi darah, obat-obatan serta vitamin. Tim dokter belum bisa memastikan sampai kapan bayi kedua harus berpuasa.
Seperti yang telah diketahui, Jum’at 19 Juni 2015 lahir bayi kembar lima hasil inseminasi di RSUD dr. Soetomo. Kelima bayi kembar tersebut menerima perawatan khusus dari tim dokter.
——————————————————-
KAMIS, 02 Juli 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...