Antisipasi Letusan, BPBD Jatim Sterilkan Wilayah Gunung Raung

CENDANANEWS (Surabaya) – Kepala Pelaksana BPBD Jatim, Sudharmawan mengatakan, status Gunung Raung hingga saat ini masih siaga, jika statusnya naik menjadi Awas baru dilakukan evakuasi warga.
“Sejauh ini yang telah dilakukan oleh BPBD Jatim yaitu mensterilkan wilayah puncak radius tiga kilometer. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,”katanya di Surabaya, Jumat (3/7/2015)
Jika statusnya naik menjadi Awas, maka evakuasi ini sifatnya wajib. Sekarang kami masih berkoordinasi terus dengan BPBD di tiga Kabupaten, Jember, Banyuwangi dan Bondowoso
“Ada 33 titik evakuasi yang telah dipersiapkan,”katanya di Surabaya, Jumat (3/7/2015).
Menurut Sudharmawan, jika Gunung Raung meletus, Kabupaten Banyuwangi akan merasakan dampak paling besar. 
Berdasarkan data peta kontijensi 2012 yang dibuat oleb BPBD, di Kabupaten Banyuwangi terdapat enam kecamatan yag akan terdampak. Sedangkan di Kabupaten Bondowoso terdata dua kecamatan dan di Kabupaten Jember terdapat satu kecamatan.
“Dari peta kontijensi itu, nantinya akan dibagi kawasan rawan bencana mulai dari Ring 1, Ring 2 dan Ring 3.” Tegasnya.
Menurut Sudharmawan, BPBD Jatim telah mengirim 120.000 masker untuk daerah terdampak. Masih ada stok 200.000 masker yang siap dikirim, selain itu ada makanan siap saji untuk dikirim dalam waktu dekat untuk buffer stock.
Seperti yang diketahui sebelumnya, aktivitas vulkanik Gunung Raung fluktuatif sejak pengamatan 18 Oktober 2012 lalu. Dari status Waspada ke Siaga sampai Normal kembali. Status Gunung Raung kembali berubah, sejak Senin (29/6) naik menjadi siaga.
——————————————————-
JUMAT, 03 Juli 2015
Jurnalis       : Charolin Pebrianti
Fotografer : Charolin Pebrianti
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...