Dua Tahun, 422 KK Jalani Ramadhan di Tenda Pengungsian

Kondisi terakhir Negeri lima Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah
AMBON – Meski telah berselang dua tahun, Nasib 422 Kepala Keluarga (KK) warga Negeri Lima (Henalima) Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku kini memprihatinkan. mereka untuk dua kali Ramadhan terpaksa tinggal dan menjalani puasa di tenda pengungsian.
Pengungsi merupakan korban bencana alam akibat jebolnya dam Wae Ela pada 25 Juli 2013 lalu dan hingga Juni 2015, pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Maluku tengah sampai sekarang belum juga membangun rumah-rumah mereka. 
Sehingga mereka tetap bertahan di tenda-tenda pengungsian, meski tenda-tenda itu kondisinya sudah tidak layak untuk dihuni.
Sudah dua tahun berjalan (2013-2015), 422 Kepala Keluarga warga negeri lima selaku korban bencana Dam Wae Ela itu seperti tidak terdengar lagi. Bahkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku maupun Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), terkesan tutup mata dengan kondisi mereka.
Salah satu warga Negeri Lima Rahmat Tunny bersama keluarganya juga selaku korban bencana alam, saat diwawancarai CND Minggu (29/6/2015), menyesali sikap Pemprov Maluku dan Pemkab Maluku Tengah.
Ia menilai, Pemprov Maluku dan Pemkab Malteng membuat warga Negeri Lima saat ini tidak lagi memiliki harga diri.
Parahnya lagi, Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal saat menyampaikan sambutan pelantikan raja (kepala desa) Negeri Lima belum lama ini, tidak ada satu kata pun menyinggung terkait nasib 422 KK yang hidup mengungsi selama dua tahun.
Menurut Rahmat, 422 Kepala Keluarga korban bencana dam Wae Ela Negeri Lima sejak diterpa bencana alam 25 Juli 2013 hingga Juni 2015 ini, baru mendapat bantuan sekali dari BNPB pada 2014 lalu.
Ironisnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tengah belum memasukan data pengungsi (warga negeri lima selaku korban bencana alam).
Padahal data terkait warga Negeri Lima selaku korban bencana alam tahun 2013 itu sudah direkap pasca jebolnya dam Wae Ela 25 Juli 2015.
Tiga bantuan sosial yang harus diterima warga Negri Lima selaku korban bencana alam sampai hari ini juga belum diterima. Tiga bantuan sosial itu yakni, dari Kementerian Perumahan Rakyat, Pemda Provinsi Maluku dan Pemda Kabupaten Maluku tengah.
Selaku pihak yang menangani data pengungsi korban bencana alam Dam Wae Ela Negeri Lima itu adalah Pemkab Maluku Tengah.
“Kami sangat berharap pemerintah segera membangun kembali rumah-rumah kami yang menjadi korban bencana alam pada 25 Juli 2013 lalu,” pungkasnya.
Dam Wae Ela di Negeri Lima Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah
——————————————————-
SENIN, 29 Juni 2015
Jurnalis       : Samad Vanath Sallatalohy
Fotografer : Samad Vanath Sallatalohy
Editor         : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-
Lihat juga...