![]() |
| Pelatihan ruqyah |
CENDANANEWS (Malang) – Bertempat di Masjid Raden Patah Universitas Brawijaya, Rohis An-Nahl Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UB mengadakan pelatihan dan praktek Ruqyah. Ruqyah yaitu berdoa meminta pertolongan Allah untuk menyembuhkan penyakit, baik penyakit fisik non fisik, psikis maupun penyakit yang disebabkan oleh gangguan jin, dengan membacakan ayat-ayat suci Al-Quran.
Menurut ustad Muchtar Selaku Trainer motivasi cinta shalat, konsultan psikologi dan Terapi Ruqyah Sar’iyah menjelaskan bahwa Ruqyah dibagi menjadin tiga. Yang pertama Ruqyah Sar’iyah yaitu Ruqyah yang benar menurut Syariat Islam yaitu dengan memperdengarkan maupun membaca ayat-ayat Al-Quran.
Yang kedua Ruqyah Syirkiyah yaitu ruqyah yang biasanya di lakukan oleh dukun dengan membacakan jampi-jampi dan pemberian jimat, ruqyah syirkiyah hukumnya haram. dan yang terakhir yaitu ruqyah campuran, dimana pada ruqyah campuran tetap dibacakan ayat Al-Quran tetapi juga dibarengi dengan ilmu tenaga dalam dan pemberian jimat untuk menyembuhkan penyakit atau mengeluarkan jin yang berada dalam tubuh pasien.
“Ruqyah campuran hukumnya haram,” ujarnya di Malang, Senin (25/5/2015).
Ustad Muchtar juga menjelaskan ciri-ciri orang yang terkena gangguan jin diantaranya emosi tidak stabil, malas, minder, susah konsentrasi, bermipi di kejar hewan buas, bisa melihat makhluk halus, sering lupa jumlah rakaat shalat, merasa ada yang mengikuti dan masih banyak lagi gajala lainnya.
Sebelum melakukan ruqyah, Ustad Muchtar bertanya kepada peserta ruqyah “apa di antara kalian maupun keluarga kalian ada yang menyimpan jimat maupun benda-benda pusaka seperti keris, patung, lumikisan makhluk hidup?, atau diantara kalian ada yang mengikuti ilmu tenaga dalam?”.
Ada dari beberapa peserta yang mengacungkan tangannya menandakan bahwa ada dirinya ke menyimpan benda pusaka. Muchtar kemudian mengatakan agar dengan ikhlas membakar jimat-jimat maupun benda pusaka tersebut. Karena benda-benda tersebut merupakan pintu masuknya jin, ucapnya.
Kemudian mulailah Ustad Muchtar melakukan ruqyah. Ruqyah diawali dengan pembacaan ayat Al-Quran, setelah Muchtar menekan bagian kepala satu persatu peserta ruqyah. Ada beberapa jin yang berada di dalam tubuh peserta mulai bereaksi yaitu dengan di tandai muntah dan berteriak.
Menurut pantauan Cendana News cukup banyak yang mengkuti ruqyah, baik dari mahasiswa mahasiswi UB maupun dari luar UB.

——————————————————-
Senin, 25 Mei 2015
Jurnalis : Agus Nurchaliq
Fotografer : Agus Nurchaliq
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-