![]() |
| Gubernur NTB, Zainul Majdi |
CENDANANEWS (Mataram) – meski Menteri Ristek dan Dikti M Nasir telah mendapatkan temuan adanya Perguruan Tinggi (PT) yang mengeluarkan ijazah palsu, namun Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Zainul Majdi memastikan bahwa sampai saat ini belum menemukan adanya indikasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki ijazah palsu.
“Sampai sekarang belum ada ditemukan PNS termasuk pejabat lain dilingkup Pemda NTB berijazah, namun yang jelas memang adanya temuan tersebut tentu kita di daerah juga akan melakukan pengecekkan, untuk memastikan memang tidak pejabat maupun PNS yang berijazah palsu, tapi kalau memang ada ditemukan akan kita tindak” kata Majdi di Mataram, Kamis (28/5/2015).
Lebih lanjut Majdi menjelaskan, yang dimaksud dengan ijazah palsu itu kan, PTnya memang benar adanya, tapi status ijazah yang dimilki seseorang palsu, karena adanya permainan oknum tertentu dari lingkungan PT, mereka tidak pernah kuliah di situ, kemudian yang kedua dikatakan ijazah palsu, ijazah sudah benar, tapi PTnya yang tidak benar yang mahasiswa hanya kuliah senin selasa, tiba-tiba sudah mengeluarkan ijazah dan memberikan gelar.
Karena itu, meski kasus ijazah palsu sampai saat ini belum ada temuan di NTB, langkah antisipatif tetap kita lakukan dengan melakukan pengawasan, termasuk dengan melibatkan aparat penegak hokum, Jangan sampai terjadi kejadian seperti itu.
“Saya sih yakain tidak ada tapi tetap kita cek, ijazah yang ada harus dicek, Itu sebabnya pemerintah punya Badan Akreditasi Nasional (BAN) PT untuk memastikan semua PT legal, tapi memang proses akreditasi itu tidak bisa dilakukan sekaligus, tapi harus bertahap,”katanya.
Sebelumnya pada Selasa (26/5/2015).Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi berencana menindaklanjuti temuan Menteri Ristek dan Dikti M Nasir terkait ijazah palsu. Salah satunya dengan mengecek ulang ijazah setiap PNS di Indonesia.
——————————————————-
Kamis, 28 Mei 2015
Jurnalis : Turmuzi
Fotografer : Turmuzi
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-