![]() |
| Jenderal Moeldoko |
CENDANANEWS (Padang) — Beredarnya Isu bahwa Prajurit TNI yang digunakan dalam kepentingan politik, membuat Panglima TNI Jenderal Moeldoko membantah dengan tegas.
Moeldoko yang melakukan kunjungan ke Sumatera Barat (Sumbar). Meminta kepada pemerintah daerah (pemda) dan masyarakat untuk tidak melibatkan prajurit TNI dalam kepentingan politik. Apalagi menjelang Pemilu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada akhir tahun ini.
“Jangan coba-coba TNI digunakan untuk kepentingan politik, haram hukumnya,” tegas Moeldoko di saat acara Panen Raya Padi Organik untuk Mendukung Ketahanan Pangan di Wilayah Sumbar, Rabu (20/5/2015) siang.
Moeldoko menegaskan, prajurit TNI yang berada di suatu daerah. Maka mereka adalah milik masyarakat dan pemda setempat.
“Prajurit TNI milik masyarakat Indonesia. Karena memang dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” lanjut Moeldoko.
Ia sudah menginstruksikan dan menanamkan ideologi pada para prajuritnya. Masyarakat merupakan mitra TNI dalam membangun sistem pertahanan negara. Maka, ia telah membuat sebuah tagline untuk para prajuritnya, yaitu “Bersama Rakyat, TNI Kuat”.
Menurutnya, tagline tersebut merupakan sebuah metoda baru dalam meningkatkan ketahanan negara.
“Tanpa ada dukungan masyarakat terhadap TNI, para prajurit negara ini tak ada artinya apa-apa. Negara luar akan takut bila melihat TNI dan rakyat manunggal satu,” jelasnya.
Ia juga berterima kasih pada masyarakat Sumbar, karena memberikan kesempatan untuk membangun komunikasi dan melakukan hal yang bermanfaat.
“Salah satu yang konkrit, yang nyata bersama masyarakat, membangun ketahanan pangan,” ujarnya disela-sela Panen Raya.
Baginya, ketahanan nasional adalah sebuah agregat dalam ketahanan ideologi, politik dan sosial termasuk didalamnya ketahanan pangan.
“Kalau tak punya ketahanan nasional di bidang pangan, bisa repot,” ujarnya.
Ia menambahkan, prajurit TNI akan selalu siap memberikan dukungan sepenuhnya kepada pemda, masyarakat dan lain-lain, sepanjang hal tersebut berhubungan dengan kegiatan sosial.
“Dalam setiap jiwa prajurit profesional, menanggung sebuah tanggung jawab nasional,” pungkasnya.
![]() |
| Kedatangan Jenderal Moeldoko disambut Tarian |
——————————————————-
Kamis, 21 Mei 2015
Jurnalis : Muslim Abdul Rahman
Foto : Muslim Abdul Rahman
Editor : Sari Puspita Ayu
——————————————————-
