Monumen Gong Perdamaian di Bali tidak Terawat

Seorang Pemuda tengah berteduh di Monumen Gong Perdamaian di Bali [Foto:CND]
CENDANANEWS (Denpasar) – Monumen Gong Perdamaian terbesar yang merupakan simbol perdamaian dunia yang salah satunya diletakan di Bali saat ini dalam kondisi tidak terawat.
Dari Pantauan cendananews saat mengunjungi lokasi beberapa waktu lalu, Monumen yang terletak di Taman Shanti Buana, Desa Budaya, Kertalangu, Denpasar tersebut seperti tidak terurus. 
Rumput Liar hiasi monumen
Adapun kondisi yang dilihat saat ini antara lain karat yang menyelimuti bagian dalam Gong, sampah plastik dan kertas yang tertinggal dibagian belakang Gong, lampu-lampu penerangan untuk patung-patung tokoh dunia yang sudah tidak layak.
Pintu masuk area Gong Perdamaian Dunia yang kumuh, dan Name holder yang di tempatkan di bawah kaki patung rata-rata sudah tidak ada ditempatnya.
Keadaan yang miris apabila diandingkan dengan Tujuan Mulia dibuatnya Gong Perdamaian Dunia tersebut. Sesuatu yang seharusnya dapat menjadi peninggalan untuk anak cucu kita sekarang tidak terawat dengan semestinya.
Bahkan seorang Gadis belia pengunjung yang ditemui dan tidak mau disebutkan namanya mangatakan, bahwa ia dan teman prianya memang sengaja datang ketempat itu namun hanya untuk berteduh dari teriknya matahari siang saat itu.
Monumen Gong Perdamaian Dunia di Desa Budaya Kertalangu merupakan Gong Perdamaian terbesar di dunia, berdiameter 5 Meter, terbuat dari unsur logam, yaitu Emas, Perak, Perunggu, Besi, dan Timah, dimana di Komunitas Hindu dikenal dengan nama Panca Datu. Kelima unsur logam ini juga melambangkan 5 Benua.
Pada bagian Gong lingkaran terluar terdapat gambar 202 bendera dari 202 negara. Dilingkaran bagian dalam terdapat 10 simbol besar agama di dunia, dan di tengah bagian Gong terdapat Miniatur Bumi.
Gong Perdamaian Dunia di apit oleh Patung Soekarno sebagai Bapak Pendiri NKRI ditambah Patung Tokoh-tokoh dunia penerima Nobel Perdamaian, seperti : Mikhail Gorbachev, Willy Brandt, Mother Teresa of Calcutta, Marti Ahtisaari, Kofi Annan, dan Barrack Obama.

———————————————————-
Kamis, 9 April 2015
Jurnalis : Miechell Koagouw
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...