Angkat Pariwisata, Sumatera Barat Gelar Minangkabau Festival

Minangkabau Festival

CENDANANEWS (Padang) – Masyarakat Kota Padang terkesima dengan arak-arakan Bendi (Kendaraan tradisional Minangkabau) yang diisi oleh para bupati dan walikota Se-Sumatera Barat, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) berada di barisan terdepan bersama istrinya. Dengan rute, Danau Cimpago, Jalan Samudera, Jalan Nipah, Siti Nurbaya, Kelenteng dan berakhir di komplek Gubernuran Sumbar.
Arakan-arakan itu bertujuan sebagai acara pembuka untuk Minangkabau Festival, yang digagas oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumbar, Nevi Irwan Prayitno bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumbar.
“Minangkabau Festival ini ditujukan untuk mengangkat pariwisata dan melestarikan kekayaan seni budaya Sumbar. Dan kami berharap bisa memajukan industri di sektor-sektor terkait, untuk Minangkabau Festival pertama ini kita lebih menfokuskan pada etnik fashion,” ujar Nevi Irwan Prayitno pada cendananews usai pembukaan Minangkabau Festival, Kamis (30/4/2015).
Minangkabau Festival ini digelar mulai 30 April hingga 2 Mei 2015. Dengan menampilkan karya  42 Designer Nasional dan daerah, serta pameran kerajinan dari 19 Dekranasda Kabupaten dan Kota yang ada di Sumbar.
Kepala Disbudpar Sumbar, Burhasman Bur menyatakan, Minangkabau Festival ini memakai biaya APBD sebesar Rp 600 Juta. Ditambah dengan berbagai sponsor.
“Dari APBD kita sekitar  Rp 600 Juta, itu untuk tenda, alat-alat, undangan designer dari Jakarta juga, sponsor hanya membantu lighting, dan hal-hal lainnya, brosur-brosur dan publikasi,” jelas Burhasman Bur pada cendananews.
Dari pantauan selain masyarakat, pengunjung didominasi oleh Dekranasda Sumbar, istri para Bupati dan Walikota, pelaku usaha fashion dari dalam dan luar negeri, seperti designer Malaysia dan Jepang.

——————————————————-
Kamis, 30 April 2015
Jurnalis :   Muslim Abdul Rahmad
Fotografi : Muslim Abdul Rahmad
Editor : ME. Bijo Dirajo
——————————————————-

Lihat juga...