CENDANANEWS (Bandung) – Pertandingan perdana Semen Padang FC di Qatar National Bank League (QNBL) dimulai dengan hasil yang mengecewakan. Saat menghadapi Persib di Stadion Si Jalak Harupat Soreang, Kabupaten Bandung, Sabtu (4/4/2015), diwarnai insiden dua kali mati lampu. Meski begitu, Persib berhasil meraih kemenangan dengan skor tanpa balas 1-0.
Ini merupakan kemengan pertama Persib dalam menghadapi Semen Padang FC semenjak tahun 2007, “kutukan” itu bisa Persib musnahkan saat Semen Padang FC di tukangi oleh Nil Maizar.
Persib unggul 1-0 di babak pertama melalui gol Muhammad Ridwan pada menit 18. Setelah bertahan hingga turun minum, pertandingan babak kedua sempat tertunda karena listrik mati.
Pertandingan pembuka babak kedua QNB League 2015, antara Persib Bandung menghadapi Semen Padang di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung tertunda selama sekitar setengah jam. Hal itu diakibatkan lampu penerangan stadion yang mati saat waktu laga berjalan.
Di menit ke-87, lampu stadion Si Jalak Harupat, tiba-tiba mati sekejap saat pertandingan berlangsung. Laga pembuka pun akhirnya kembali ditunda sejenak setelah sebelumnya sempat tertunda akibat tim Semen Padang yang datang terlambat, serta di waktu jeda babak pertama karena tanpa alasan yang jelas.
Sisa waktu pertandingan berakhir hanya sekitar 3 menit lagi sampai wasit membunyikan peluit. Pertandingan pun diputuskan untuk kembali dilanjutkan dengan penerangan lampu stadion yang seadanya. Hanya ada 11 lampu stadion yang mampu menyala dalam babak kedua pertandingan tersebut.
Para dubalang Semen Padang FC pun harus mengawali QNB League dengan hasil yang kurang memuaskan bagi para pendukungnya. Insiden lampu stadion mati itu membuat pertandingan yang disiarkan oleh stasiun Tv RCTI itu berlangsung selama tiga jam lebih.
———————————————————- Sabtu, 4 April 2015 Jurnalis : Muslim Abdul Rahmad Editor : ME. Bijo Dirajo ———————————————————-