Maklumat Sri Sultan Hamengkubuana X Setelah 25 tahun Bertahta

CENDANANEWS– Setelah 25 tahun bertahta, Raja sekaligus Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta,Sri Sultan Hamengkubuana X,ahirnya mengeluarkan “Sabda Tama” atau Maklumat. Maklumat diumukan sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut bagian Humas Kepatihan Keraton akan ada informasi penting akan disampaikan Sinuhun.
“Pukul 09.30 wib,Sinuhun Sri Sultan akan membacakan Maklumat Sabda Tama di bangsal Kencan Kraton,” demikian bunyi pesan singkat Humas Kepatihan, Iswanto yang beredar di kalangan Wartawan.
Isi Sabda Tama masih menjadi tanda tanya, namun dari info yang beredar salah satu poinnya Berkaitan tentang pengisian jabatan Gubernur yang saat ini masih jadi perdebatan di lingkup DPRD DIY.
Tepat pukul 10.00 wib, Kanjeng Sinuhun Sri Sultan Hamengkubuana X,Ngarso Dalem, ‘udar sabda tama’. Maklumat  / Sadba Tama ini di bacakan dalam bahasa jawa ‘krama kraton’ (bahasa jawa halus).
Sebanyak 8 (delapan) maklumat sabda tama yang dengan jelas,tegas,dan gamblang ,dan merupakan ‘titah” / perintah sang raja. Yang dapat di tafsirkan bahwa ,siapa pun ,dimana pun tidak bisa dan tidak berhak mencampuri kekuasaan dan kewenangan dari peraturan yang sudah berlaku dalam keraton Yogyakarta.
Selain itu Ngarso Dalem juga memberikan pernyataan,menghimbau seluruh abdi dalem dan sentono dalem, untuk tidak mengeluarkan pernyataan pernyataan yang mana justru  akan menambah kericuhan / polemik.
Sabda Tama nomer 2 (dua) : “ Ora iso sopo wae mutusake utowo rembugan babagan mataram,luwih luwih Kalenggahan tatanan Mataram,kalebu kang gandeng cenenge  karo tatanan pamarentah , kang iso mutuske raja” / Tidak ada yang memutuskan atau bermusyawarah yang berkaitan dengan kerajaan Mataram, terlebih soal kedudukan pemimpin dan tata cara pemerintahan, yang bisa memutuskan hanya Raja.
Sabda tama ini berkaitan dengan Polemik yang beredar berkaitan dengan suksesi Gubernur di wilayah Propinsi DIY. Hadir dalam  acara ini dan di ikuti oleh seluruh abdi dalem, sentono dalem Kraton Yogyakarta, termasuk para adik adik Sri Sultan,untuk putra putrid Sinuhun yang tidak tampak hanya GKR  Hayu yg berada di Amerika Serikat.

———————————————————–
Jumat, 6 Maret 2015
Jurnalis : Mohammad Natsir/Henk Widi
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...