Dia menjelaskan, pihaknya telah melakukan penelusuran ada beberapa indikator yang ditambah dari Kementerian Keuangan berkaitan DID, di mana poin-poin indikator yang digunakan cukup rumit untuk dilaksanakan.
"Saat ini, kemasan beras lokal masih minim, karena itu kita terus mendorong agar Gapoktan atau Poktan maupun Bumdes bisa membuat kemasan beras lokal," kata Kadistan TPH Kalbar, Heronimus Hero, di Pontianak, Minggu (7/4/2019).