"Saat ini, sudah terealisasi 1.450 hektare atau 5,58 persen," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat, Nasiruddin, di Stabat, Senin (25/3/2019).
Meski baru pertama, para petani optimis karena adanya kerja sama dengan perusahaan pengelola kedelai, dan tingginya permintaan pasar luar negeri. Diharapkan, kedelai edamame ini pun dapat menjadi produk unggulan baru di desa setempat.
YOGYAKARTA - Dinas Pertanian Daerah Istimewa Yogyakarta mengimbau para petani segera fokus menanam tanaman palawija seiring telah bergantinya musim hujan ke musim kemarau yang berpotensi terjadi kekeringan.
"Kami sudah mengajak petani…