Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita pada Selasa menyatakan mundur dan membubarkan parlemen beberapa jam setelah tentara pemberontak menahannya dengan todongan senjata,
Presiden Mali Ibrahim Boubacar Keita pada Sabtu (11/7) mengumumkan pembubaran Mahkamah konstitusi dalam upaya meredam ketegangan politik dan kerusuhan yang saat ini mengguncang ibu kota.