Hujan yang sempat mengguyur lahan pertanian di Lampung Selatan, berdampak adanya penambahan pasokan air. Namun demikian, hama keong dan gulma menjadi berkembang lebih cepat.
Kelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta melatih masyarakat mengolah gulma menjadi pupuk yang bermanfaat bagi pertanian melalui program Weeds Fertilizer.