Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mendesak Azerbaijan dan Armenia untuk segera mengakhiri bentrokan di Karabakh Atas, atau wilayah Nagorno-Karabakh.
Selain serangan ke militer Armenia, tentara Azerbaijan menyerang permukiman dan infrastruktur sipil di provinsi Tavush, Armenia. Desa-desa Chinary dan Aygepar diserang dengan menggunakan mortar kaliber 82 milimeter dan 120 milimeter.
Perdana Menteri Armenia Serzh Sarksyan mengundurkan diri dari jabatannya, Senin (23/4/2018). Langkah tersebut diambil dengan alasan untuk membantu menjaga perdamaian di negara bekas republik Soviet tersebut.