Pemicu Murka Allah Swt.

Catatan Harian Abdul Rohman Sukardi – Ramadhan:21/03/2025

Apa saja pemicu murka Allah Swt. Hal-hal yang bisa mengakibatkan kemurkaan Allah Swt kepada kita. Kepada ummat Manusia. Kita bisa menelisiknya dalam Al Qur’an.

Ialah menikahi wanita yang telah dinikah oleh ayahnya (QS 4:22). Itu dikategorikan sebagai perbuatan keji, dibenci Allah dan seburuh-buruk jalan. Pada ayat-ayat lain, pernikahan dengan wanita yang pernah dinikahi ayahnya itu merupakan perilaku peradaban jahiliah.

Membunuh seorang mukmin dengan sengaja (QS 4:91). Tindakan itu akan dibalas neraka jahanam dan kekal di dalamnya. Perilaku itu dimurkai Allah Swt. Dilaknat dan disediakan adzab yang sangat besar.

Mati dalam keadaan berpihak kepada orang-orang yang memerangi kaum muslimin (QS 4:97). Ayat ini turun berkenaan dengan beberapa orang muslim yang tidak ikut hijrah ke Madinah. Mereka terpaksa ikut dalam Perang Badar di pihak pasukan musyrik. Mereka terbunuh dalam perang itu.

Melakukan pengingkaran hukum Allah Swt secara keseluruhan (QS 4:151). Dalam ayat sebelumya digambarkan sebagai mengimani Allah Swt. Akan tetapi mengingkari rasul-rasulnya. Seperti hanya mengimani nabi Musa dan Isa. Sedangkan kepada perasulan Nabi Muhammad Saw., mengingkari. Perilaku seperti ini disediakan adzab yang menghinakan.

Menolak atau mengingkari adanya hari kebangkitan dan kehidupan sesudah mati (QS, 6:30). Digambarkan dalam ayat ini dialog antara orang kafir dengan Allah Swt., pada hari kiamat. Pada saat itu orang-orang kafir menyaksikan benar adanya hari kebangkitan dan kehidupan sesudah mati. Padahal ketika di dunia menolaknya. Pengingkaran itu mendatangkan adzab yang dahsyat.

Penyembahan terhadap berhala. Penyembahan kepada selain Allah Swt. Merupakan perilaku yang mendatang adzab dan kemarahan Allah Swt (QS 7:71). Ialah perilaku kemusyrikan. Sesuatu yang perlu dihindari.

Mundur dalam pertempuran melawan kaum kafir juga mendatangkan kemurkaan Allah Swt (QS 8:16). Tafsir ayat ini mengemukakan: barang siapa tidak mempunyai keberanian menghadapi musuh (yang memerangi kaum muslimin) lalu mundur karena takut. Melarikan diri. Meninggalkan medan laga.

Kecuali (mereka yang) berbelok untuk menerapkan siasat perang dengan berpura-pura seakan dia mundur. Atau tujuannya membelakangi karena hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain sebagai tambahan kekuatan. Orang (yang melarikan diri dari perjuangan) itu memicu atau mendatangkan kemurkaan besar dari Allah Swt.

Melampaui batas juga mendatangkan kemurkaan Allah Swt., (QS 20:81). Ayat ini menekankan agar makan dari rezeki yang halal dan menghindari perlaku yang melampai batas. Seperti boros, atau mendermakan rezeki kepada kemaksiatan dan hal-hal yang dilarang agama.

Sumpah palsu. Bisa mendatangkan kemurkaan Allah Swt. Sebagaima bisa dipetik pemahaman dari QS 24:9. Ayat itu menerangkan tentang saling tuduh suami istri berperilaku zina. Jika tuduhan itu benar maka ia akan bersedia dilaknat atau menerima laknat Allah Swt.

Jika tuduhan si penuduh benar, maka rela menerima adzab. Maknanya jika pengakuan dirinya salah, akan bersedia menerima adzab.

Membantah atau berbantah-bantah akan kebenaran agama yang diturunkan oleh Allsh Swt., (QS 42:16). Mengingkari kebenaran agama yang diturunkan oleh Allah swt., itu mendatangkan murka dan diazab di hari kemudian.

Orang-orang munafik dan musyrik yang bersangka buruk kepada Allah swt., (QS 48:6). Bersangka bahwa Allah tidak menepati janji-Nya memberikan pertolongan kepada orang-orang mukmin. Mereka akan mendapat giliran azab kebinasaan yang buruk. Allah murka dan mengutuk mereka.

Itulah nformasi dalam Al-Quran. Perilaku-perilaku yang mendatangkan murka dari Allah Swt. Secara singkat ialah menikahi wanita yang pernah dinikahi ayahnya. Membunuh mukmin dengan sengaja. Mati dalam keadaan memerangi kaum muslimin. Melakukan pengingkaran terhadap hukum Allah swt.

Mengingkari hari kebangkitan. Melakukan penyembahan terhadap berhala. Menghindar atau mundur dari pertempuran melawan orang-orang yang memusuhi ummat Islam. Melampaui batas. Sumpah palsu. Berbantah atas kebenaran agama Allah Swt. Bersangka buruk kepada Allah Swt.

Al Qurán menekankan perilaku-perilaku itu harus dihindari oleh ummat beriman. Agar peradaban ummat manusia terhindar dari datangnya kemurkaan Allah Swt, maka perilaku-perilaku yang bisa memicu kehadiran murka itu harus dihindari.

 

• ARS – Jakarta (rohmanfth@gmail.com)

Lihat juga...