CAWAPRES POTENSIAL, BOLA ATAU ANTI KORUPSI

Oleh: Abdul Rohman Sukardi

Capres sudah ditetapkan. Ada tiga nama kuat berdasar aspirasi publik dan ketersediaan kendaraan politik. Selebihnya sulit untuk masuk bursa. Ada Pak Ganjar, Pak Prabowo dan Pak Anis.

Kini tiba saatnya bangsa ini menentukan Cawapres. Siapa yang dikehendaki bangsa ini.

Utak atik politik sejumlah analis, menempatkan Jawa Timur sebagai kunci. Battlefiled. Ialah sosok yang merepresetasikan NU dan bisa merebut massa serta memenangkan kontestasi di Jatim.

Awalnya Ibu Khofifah Indar Parawangsa. Gubernur Jatim diincar kubu Anis. Ia dinilai memiliki basis massa di kalangan muslimat NU. Basis besar.

Menggandeng Ibu Khofifah dianggap sebagai garansi memenangkan pertempuran politik di Jatim.

Survey berbicara lain. Jatim ternyata menempatkan Menko Polhukam, Mahfud MD sebagai cawapres paling populer. Disusul Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan kemudian baru Ibu Khofifah.

Apakah sinyalemen dari survey ini kemudian mempengaruhi dan mengubah praduga awal bahwa menggandeng Ibu Khofifah adalah garansi?.
Ternyata ketokohan murni NU bukan garansi untuk menjebol suara Jatim?.

Terlepas jika kemudian Ibu Khofifah tetap memilih melanjutkan periode kedua memimpin Jawa Timur.

Isu lain adalah kehausan publik untuk tegaknya keadilan dalam melawan KKN (Korupsi, Korupsi, Nepotisme). Ketangkasan Mahfud MD dalam membongkar sejumlah dugaan kasus besar dalam korupsi barangkali menempatkannya sebagai cawapres popular di Jatim. Mahfud adalah pemberantas korupsi, juga NU. Lengkap sudah.

Namun kini terdapat situasi baru yang tidak mustahil bisa merombak pendulum kekuatan cawapres. Ialah euphoria “kerinduan prestasi” melalui pertunjukan timnas bola melawan timnas Argentina.

Publik dibuat riang atas kehadiran Argentina sebagai juara dunia. Mendatangkannya merupakan prestasi tersendiri. Kekalahan timnas Indonesia dimaklumi publik Indonesia. Kredit point untuk Menteri BUMN, Eric Tohir.

Pak Eric juga bukan orang asing dalam tubuh NU. Loyalitas ke NU-annya ditunjukkan tatkala resepsi 1 abad NU.

Kini publik dihadapkan pilihan yag sama-sama menarik untuk cawapres. Pilih NU murni pada sosok Ibu Khofifah. NU pejuang anti KKN pada sosok Mahfud MD?. Atau pejuang prestasi bangsa yang loyal pada NU pada sosok Pak Eric Tohir?.

Semua masih cukup waktu mempertimbangkannya.

ARS (rohmanfth@gmail.com), Bangka-Jaksel, 21-06-2023

Lihat juga...