Peluang kerja Kru Kapal Pesiar terbuka luas, syaratnya mudah

YOGYAKARTA, Cendana News – Bekerja menjadi kru kapal pesiar menjadi harapan tersendiri bagi sebagian warga di Tanah Air.

Dengan menjadi kru kapal pesiar, mereka merasa memiliki kesempatan untuk mendapatkan penghasilan besar.

Namun, sayangnya informasi peluang kerja kru kapal pesiar masih sangat minim.

Bahkan, sebagian dari pencari kerja menganggap pekerjaan itu butuh modal besar dan berisiko.

Untuk itu, PT Marine Cruise Yogyakarta melakukan audensi dengan Bupati Gunung Kidul Sunaryanta terkait peluang kerja kru kapal pesiar.

Dalam audiensi itu Direktur Marine Cruise Yogyakarta, Rahmat Prajoko mengatakan pihaknya mendapatkan kesempatan menyalurkan pekerja ke kapal pesiar sebanyak 300-500 orang setiap bulannya.

Namun dari jumlah tersebut, hanya 10 persen warga Gunung Kidul yang terserap.

Karenanya, Rahmat Prajoko berharap Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul bisa turut mensosialisasikan adanya peluang kerja kru kapal pesiar tersebut.

Rahmat menilai dukungan dari Pemkab Gunungkidul sangat perlu agar informasi ini bisa diterima seluruh warga.

Bahkan untuk menarik minat warga Gunung Kidul, PT Marine Cruise siap menyiapkan dana talangan kepada calon pekerja yang mau berangkat.

Diapun berharap bisa tercipta sinergitas dengan bank daerah milik Gunung Kidul.

Rahmat menyampaikan, pihaknya kini telah bekerja sama dengan puluhan perusahan kapal pesiar di beberapa negara.

Sementara itu, proses pelatihan kru kapal semuanya dilaksanakan di Gunungkidul, tepatnya di Bandung, Playen.

“Mulai dari mes, mini hotel, cafe untuk praktik semuanya kita siapkan. Bahkan, cafe kita buat seperti dipare, ini salah satu langkah mempermudah belajar bahasa inggris kepada siswa,” kata Rahmat dikutip dari laman gunungkidulkab, Senin (19/12/2022).

Dia menjelaskan, pelatihan untuk bisa bekerja di kapal juga tidak membutuhkan persyaratan yang berbelit.

“Bahkan, bisa mendaftar dengan Ijazah Paket C. Untuk uang pendidikan hanya Rp10 juta,” katanya.

Rahmat mengatakan, pihaknya membuak seluas-luasnya kesempatan bekerja sebagai kru kapal pesiar kepada seluruh warga Gunung Kidul.

“Jangan takut mencoba, apalagi benefit yang didapatkan cukup menjanjikan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Gunung Kidul, menyambut positif. Apalagi, perusahaan tersebut milik warga asli Kabupaten Gunung Kidul.

Selain itu, seluruh tenaga pekerja di sekolah kru kapal pesiar juga seluruhnya warga lokal.

“Ini peluang yang sangat bagus. Salah satu upaya peningkatan perekonomian warga. Mereka bisa merantau cari modal untuk mengembangkan usaha di tanah kelahiran,” kata Bupati Sunaryanta.

Bupati mengaku siap merespon progam ini dan berkoordinasi dengan bank pemerintah daerah yang erat kaitanya dengan modal awal.

Khusunya pada masyarakat yang mau bekerja keluar negeri, namun tidak memiliki kemampuan finansial.

“Akan kami koordinasikan soal program ini, termasuk mengatasi kendala pembiayaannya,” katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Gunung Kidul, Nunuk Setyowati menilai sosialisasi yang gencar sangat perlu agar warga Gunung Kidul tertarik mendaftar.

Diapun ingin agar program kejar Paket C lebih digencarkan. Sebab, dengan ijazah Paket C ini warga sudah bisa mendaftar menjadi kru kapal pesiar.

“Siap, kita siap memfasiliras dan akan segera kita libatkan organisasi kemasyarakatan, organisasi kemasyarakatan,” katanya.