Gelar RAT, KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo optimis ekonomi akan membaik
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
YOGYAKARTA, Cendana News — Koperasi binaaan Yayasan Damandiri, KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, menggelar Rapat Akhir Tahun (RAT) Tutup Buku Tahun Anggaran 2021 bertempat di Moseum Memorial Jendral Besar HM Soeharto, Kemusuk, Argomulyo, Sedayu, Bantul, Senin (12/12/2022).
Selain dihadiri perwakilan desa, pengawas, pengurus serta anggota koperasi, RAT Tutup Buku tahun 2021 ini juga dihadiri sejumlah pejabat pemerintah setempat. Antara lain Kepala Bidang Koperasi, Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Besari Setyowati SE. MPA. Serta Wakil Ketua Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Bantul, Drs. H. Sumiharto MM.
Dalam kegiatan yang digelar sederhana itu, Manager Umum Koperasi Jasa KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, Gatot Nugroho, menyampaikan laporan pertanggung-jawaban Koperasi. Antara lain meliputi sejumlah program yang dijalankan serta capaian sepanjang tahun 2021.
Dalam paparannya, Gatot mengakui masih banyaknya kendala yang dihadapi pihak pengurus, akibat terdampak wabah pandemi Covid-19. Hal tersebut dinilai sangat berpengaruh terhadap sejumlah unit usaha yang dijalankan Koperasi. Terlebih sejumlah unit usaha koperasi selama ini sangat bergantung dengan keberadaan destinasi wisata Moseum Memorial Jendral Besar HM Soeharto.
“Adanya wabah pandemi Covid-19 yang berlangsung sampai akhir tahun 2021, membuat banyak destinasi wisata di DIY ditutup. Termasuk Moseum Memorial Jendral Besar HM Soeharto. Sehingga hal ini mengakibatkan semua kegiatan wisata dan perekonomian di sekitar sangat terdampak. Khususnya untuk unit usaha Warung dan Homestay,” katanya.
Meski begitu, Gatot mengaku bersyukur, unit usaha pinjaman ‘Modal Kita’ yang dijalankan KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, sepanjang tahun 2021 masih bisa berjalan untuk membantu akses permodalan bagi warga miskin atau kurang mampu yang menjadi anggota koperasi.
Gatot mencatat dari gelontoran pinjaman dana dari Yayasan Damandiri sebesar Rp690 juta, hingga pengunjung tahun 2021, KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo tercatat mampu memutar omset pinjaman tersebut hingga menyentuh angka Rp2.692.600.000 .
Dana tersebut dimanfaatkan untuk membantu melayani pinjaman modal usaha bagai sekitar 510 warga miskin atau kurang mampu yang menjadi anggota koperasi. Dimana mereka tersebar di sebanyak delapan kelompok dan 59 sub kelompok yang ada di sejumlah padukuhan desa Argomulyo.
“Dari total dana pinjaman tersebut, hanya sekitar 10-15 persen saja yang mengalami kredit mecet. Angka NPL ini tergolong cukup kecil dan sudah mengalami tren penurunan,” katanya.
Meski belum bisa membagikan SHU (Sisa Hasil Usaha) tutup buku tahun anggaran 2021 bagi seluruh anggota koperasi, Gatot selaku Manajer Umum KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, optimis kondisi ini akan membaik. Dimana pandemi Covid-19 sudah mulai mereda, dan aktivitas wisata maupun perekonomian warga kembali bergeliat.
“Tentu masih banyak program yang belum dapat kami realisasikan secara maksimal, karena berbagai keterbatasan. Karena itu kami pengurus Koperasi Jasa KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo, sangat berharap peran serta dari berbagai pihak, baik dukungan moral maupun materiil sebagai modal koperasi dalam upaya melaksanakan dan merealisasikan visi kami, yakni menjadi Koperasi yang sehat, maju dan mandiri agar mampu menyejahterakan seluruh anggota dan memajukan perekonomian desa Argomulyo,” pungkasnya.