Sri Sultan ingatkan Penerima Anugerah HB IX Award 2022 harus bersih

Admin

YOGYAKARTA, Cendana News – Tahun ini UGM kembali menyelenggarakan Anugerah HB IX Award.

Untuk itu, Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengingatkan agar penerima Anugerah HB IX Award 2022 harus bersih.

Sri Sultan mengatakan, jangan sampai yang menerima Anugerah HB IX Award 2022 itu mlengse atau salah sasaran.

Selain itu, Sri Sltan juga mengatakan penerima Anugerah HB IX Award 2022 tangannya tidak boleh gupak (kena) darah, tidak boleh gupak lendhut, dan tidak boleh gupak rupiah.

Sri Sultan menegaskan, bahwa penerima Anuegrah HB IX Award 2022 harus bersih seperti almarhum (HB IX).

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Guru Besar UGM, Prof Dr Ir Mochammad Maksum, MSc, usai beraudiensi dengan Gubernur DIY terkait penyelenggaraan Anugerah HB IX Award 2022.

Dalam audiensi tersebut, Prof Maksum bersama panitia seleksi penerima Anugerah HB IX Award meminta masukan dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Audiensi berlangsung di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Senin (31/10/2022).

“Kami datang untuk meminta update nasihat sebagai tambahan untuk nantinya bisa melacak (penerima award) lebih baik lagi,” kata Prof Maksum dikutip dari laman jogjaprov.

Maksum menuturkan, bahwa proses seleksi akan segera dilakukan dengan deadline pengumpulan nama calon penerima pada 10 November 2022.

Kemudian, nama-nama yang telah tersaring itu akan dievaluasi dan dikonsultasikan pula kepada Gubernur DIY.

Prof Maksum mengatakan, dalam audiensi tersebut Ngarsa Dalem memberi nasihat agak banyak terkait nilai-nilai yang diajarkan oleh HB IX.

Misalnya, nilai-nilai apa yang harus dicontoh dan dilanjutkan dari HB IX.

“Dan, ini bisa jadi petunjuk bagi panitia seleksi dan petunjuk juga bagi kita semuanya di UGM,” jelasnya.

Menurut Maksum, HB IX yang merupakan ayahanda Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X ini adalah sosok yang luar biasa.

HB IX pun pantas menjadi simbol segala kebajikan dan ketulusan kebangsaan.

Untuk itu, panitia seleksi diimbau agar lebih berhati-hati dalam memilih tokoh penerima anugerah ini.

Prof Maksum menjelaskan, bahwa seleksi calon penerima Anugerah HB IX Award 2022 sama seperti sebelumnya, yakni bersifat nasional.

Sosok yang dicari ialah orang yang heroik, dengan sisi kemanusiaan dan kebangsaan yang luar biasa, bahkan tidak hanya berskala nasional, tapi juga internasional.

“Hal itu agar mampu mencitrakan nilai-nilai kemanusiaaan dan kebangsaan HB IX,” katanya.

Sementara itu beberapa tokoh yang telah dianugerahi HB IX Award di antaranya Herman Johanes, Mochtar Kusuma Atmadja, Jusuf Kalla.

Kemudian, Basuki Hadimuljono, Goenawan Soesatyo Mohamad, Selo Sumardjan, Teuku Jacob, Saparinah Sadli, Ajip Rosidi, dan Ahmad Syafii Maarif.

Adapun penyerahan penghargaan Anugerah HB IX Award 2022 akan dilakukan acara Dies Natalis UGM ke-73, Desember mendatang.

Lihat juga...