KLHK Lepasliarkan Dua Ekor Harimau Sumatera di TN Kerinci Seblat Sumut

JAKARTA, Cendana News – Kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat di Provinsi Sumatera Utara, kedatangan dua penghuni baru setelah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara melepasliarkan dua ekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae),

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BBKSDA Sumatera Utara, Irzal Azhar, mengatakan dalam pelepasliaran ini pihaknya berkolaborasi dengan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), Yayasan Parsamuhan Bodichita Mandala Medan (YPBMM) dan pemangku kepentingan lainnya.

“Pelepasliaran ini sekaligus sebagai momen dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada 5 Juni 2022,” kata Plt. Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara dalam keterangan resmi, seperti dimuat InfoPublik pada Kamis (9/6/2022).

Lebih lanjut Irzal menjelaskan, dua Harimau Sumatera yang bersaudara tersebut berjenis kelamin jantan dan betina dan diberi nama Surya Manggala dan Citra Kartini, masing-masing berumur sekitar 3,5 tahun.

Satwa dilindungi ini dilepas di dua lokasi berbeda dalam Zona Inti Taman Nasional Kerinci Seblat untuk untuk menghindari inbreeding atau kawin sedarah yang dapat menurunkan kualitas genetis keturunannya nanti.

“Setelah berhasil melepasliarkan Surya Manggala pada Selasa (7/6), kami sempat terkendala cuaca, sehingga akhirnya Citra Kartini menyusul dilepasliarkan keesokan harinya (8/6),” jelasnya.

Irzal berharap kedua harimau ini mampu beradaptasi, bertahan hidup dan mampu berkembang biak setelah dilepasliarkan di habitat alaminya.

Sebelum dilepasliarkan, dua ekor Harimau Sumatera ini dipasangi GPS Collar dari Direktorat KKHSG Ditjen KSDAE oleh BBKSDA Sumut dan Tim medis untuk memantau pergerakan harimau sumatera pasca lepar liar.

“Data hasil pemantauan ini sangat penting sebagai bahan evaluasi dan pengelolaan harimau mendatang di habitat alaminya,” katanya.

Menurut Irzal, hasil survey BBTNKS dan Fauna & Flora Internasional (FFI) dari 2005 hingga 2021 yang menggunakan camera trap telah berhasil mengidentifikasi 93 ekor Harimau Sumatra di kawasan TNKS.

Pada 2021 dan 2022 BBTKNS juga melepasliarkan dua ekor Harimau Sumatera dan jika ditambah dengan Surya Manggala dan Citra Kartini akan menambah jumlahnya menjadi 97 ekor di kawasan TNKS.

“Kami sampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak, yang telah mendukung dan membantu sehingga kegiatan ini dapat terealisasi dan berjalan dengan baik,” pungkas Irzal.

Lihat juga...