Anak Pedagang Es di Sleman Lolos SNMPTN 2022 Diterima di ITB
Admin
YOGYAKARTA, Cendana News– Febriyanti Nurul Jubaydiah, siswi MAN 1 Sleman bisa diterima di Program Studi Sarjana Rekayasa Kehutanan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Febriyanti Nurul Jubaydiah, siswi MAN 1 Sleman diterima di ITB melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2022.
Diah, nama panggilan Febriyanti Nurul Jubaydiah yang berhasil diterima di ITB itu bukan berasal dari keluarga mampu.
Ayahnya hanya seorang pedagang es sari tebu, dan ibunya hanya mengurus rumah tangga. Diah adalah putri kedua dari dua bersaudara.
Diah merasa bersyukur bisa masuk ITB jalur SNMPTN. Dan, menerima beasiswa perintis 2022 dari Rumah Amal Salman.
Dia pun mendapatkan beasiswa biaya kuliah dan biaya hidup sampai lulus kuliah.
“Alhamdulillah, lolos SNMPTN itu bonus yang diberikan Allah SWT,” kata Diah, dikutip dari laman slemankab, Senin (11/4/2022).
Sejak kecil, Diah mengaku sudah hobi menulis cerpen. Bahkan, dia pernah memperoleh Gold Award dari lomba Indonesia Education Internasional Innovative Competition 2021 (IEI2C).
Lomba itu diselenggarakan oleh Indonesia Federation Publisher of Research Innovation (IFPRI). Adapun karya penelitiannya waktu itu berjudul ‘Tremaco Mask of Trembesi Leaves Powder as a CO Adsorbent for Air Pollution Reduction.’
Dengan prestasinya itu, Diah mengaku tidak memiliki tips khusus agar bisa lolos SNMPTN. Namun, Diah mempunyai pesan untuk teman-teman yang ingin mengikuti SNMPTN.
Pertama, pastikan program studi (prodi) sesuai minat dan bakat diri sendiri. Bukan paksaan dan bukan karena ikut-ikutan teman. Kedua, cari informasi terkait prodi, dan ketiga, rutin mengikuti tes kemampuan dengan mengerjakan soal-soal. Dan, rutin belajar setiap hari.
Dia juga berpesan, agar tetap aktif sebagai seorang siswa. Jangan takut mengikuti perlombaan dan berorganisasi.
“Selain itu perbanyak doa, karena semua itu karena izin Allah SWT. Memohon takdir terbaik,” ujarnya.
Diah mengatakan, belajar tidak harus menghafal materi. Namun, memahami konsep.
“Sebanyak apapun menghafal kalau tidak paham konsep, hafalan akan sia-sia,” katanya.
Dia mengakui, metode belajar setiap orang itu berbeda-beda. Karena itu, dia menyarankan untuk mencari metode belajar yang sesuai.
Diah mengajak kepada teman-temannya untuk tetap semangat mencapai impian dengan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
Jangan membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Karena pada dasarnya manusia punya kemampuan masing-masing.
“Usaha itu perlu. Jangan pernah mengharapkan apapun jika kamu sendiri tidak pernah ada usaha,” kata Diah.
Positif thinking about yourself, pemikiran yang positif pasti juga membawa hal yang positif juga, tambah Diah.