Mau Belajar Wayang Kulit? Datang ke Sanggar Ini, Gratis

Admin

Cendana News, SOLO – Masyarakat dari usia anak-anak hingga dewasa bisa belajar menjadi dalang atau perajin wayang kulit gratis di Solo, Jawa Tengah.

Wayang kulit saat ini tidak hanya menjadi kerajinan rakyat, namun sudah menjadi sovenir berkelas internasional.

Banyak instansi pemerintahan memberikan wayang kulit sebagai sovenir kepada para tamu negara atau pengusaha dari luar negeri.

Karena itu, wayang kulit menjadi potensi ekonomi kreatif yang potensial mendatangkan income.

Selain itu, menekuni dunia perwayangan juga ikut melestarikan tradisi luhur nenek moyang yang sudah mendunia.

Untuk bisa membuat kerajinan wayang kulit dan belajar dalang, saat ini juga perlu sekolah tinggi-tinggi.

Di Solo, Jawa Tengah, ada sebuah sanggar yang memproduksi wayang kulit sekaligus memberikan pelajaran pedalangan gratis.

Mengutip laman surakarta.go.id, sanggar tersebut mulai berdiri sejak 1995. Namanya Sanggar Wayang Gogon yang disingkat Sawago.

Pendirinya adalah Margono, SSn, lulusan STSI Surakarta yang mengambil fokus ilmu pedalangan.

Sebagai sentra produksi wayang kulit, popularitas Sawago sudah terkenal hingga mancanegara.

Sejumlah instansi-instansi dari seluruh Indonesia juga menjadi pelanggannya.

Begitu pula mereka para penggemar wayang, kolektor, dalang junior hingga senior.

Dengan semangat melestarikan budaya adiluhung, sanggar tersebut juga membuka kelas tari, karawitan dan pedalangan.

Sanggarnya bahkan juga ada di dua tempat, yaitu di Ketingan, Jebres dan di Sentra IKM Semanggi Harmoni Kota Solo.

Sawago tergabung dalam Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Kreatif Semanggi Harmoni.

Wadah IKM tersebut merupakan bentuk dukungan dari Pemerintah Kota Solo untuk mengembangkan industri kreatif.

Hal itu karena industri kreatif merupakan basis UMKM, di samping agar pengembangannya lebih maju dan terstruktur.

Selain memproduksi wayang kulit purwa, Sawago membuka program untuk mempelajari seluk beluk profesi dalang.

Program ini rutin pada setiap hari Selasa dan Kamis di Sentra IKM Kreatif Semanggi Harmoni.

Khusus untuk anak, pelatiahan berlangsung pukul 15.00-17.00 WIB, dan untuk dewasa pada pukul 19.30-22.30 WIB.

Program pedalangan juga terbagi dalam tiga kelas sesuai tingkatannya.

Kelas 1 untuk mempelajari pedalangan dari dasar, kelas 2 untuk pedalangan menengah, dan kelas 3 untuk pedalangan siap pentas.

Meski terbuka gratis untuk semua kalangan, belajar di sanggar tersebut juga wajib mengikuti ujian pedalangan.

Jika sudah lulus ujian, peserta akan mendapatkan piagam kelulusan dari Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Kota Surakarta.

Bagi mereka yang lulus bisa ikut tampil pada acara Hari Wayang Nasional pada tanggal 6 hingga 8 November 2022.

Lihat juga...