Kota Surabaya Siap Gelar Vaksinasi Penguat

SURABAYA – Kodam V/Brawijaya bekerja sama dengan Pemkot Surabaya, siap menggelar vaksinasi penguat secara massal di “Kota Pahlawan”, Jawa Timur, dalam waktu dekat ini.

“Tadi disampaikan oleh Pak Pangdam V/Brawijaya, insyaallah nanti kalau sudah ada aturan baru dari pemerintah pusat terkait vaksin ‘booster’ (penguat), kami siap membantu vaksinasi massal seperti sebelumnya,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, usai menggelar pertemuan dengan Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Nurchahyanto di Surabaya, Kamis (6/1/2022).

Pemkot Surabaya siap mengerahkan seluruh tenaga kesehatan dan jajarannya untuk berkolaborasi dengan Kodam V/Brawijaya, dalam pelaksanaan vaksinasi penguat.

“Maka, seluruh tenaga kesehatan Kota Surabaya akan kita tugaskan ke Kodam V/Brawijaya,” ujarnya.

Wali Kota Eri Cahyadi yang akrab disapa Cak Eri itu, belum bisa memastikan vaksinasi penguat nantinya menyasar siapa saja, karena masih menunggu instruksi dari pemerintah pusat dan Pangdam V/Brawijaya.

Ia berharap, masyarakat turut serta dalam mencegah penyebaran Covid-19 dan virus varian baru, ketika vaksinasi penguat dimulai. Terlebih, ia juga membolehkan masyarakat mengikuti vaksinasi penguat meskipun bukan ber-KTP Surabaya.

“Siapapun yang ada di Kota Surabaya, KTP Surabaya maupun tidak. Maka, kami akan semakin sehat dan mengamankan kota ini. Rencananya untuk umum, tapi kami tunggu dulu aturan dari pemerintah pusat, setelah itu Pak Pangdam berjalan,” katanya.

Pemkot Surabaya dan Kodam V/Brawijaya juga bekerja sama dalam penanganan pekerja migran Indonesia (PMI). Untuk menangani PMI, Cak Eri mengaku telah menyiapkan tempat karantina khusus di Asrama Haji.

Ia juga menyatakan telah menyiapkan tenaga kesehatan dan linmas untuk ditugaskan di Asrama Haji. “Pak Pangdam juga akan memanfaatkan aset Kodam V/Brawijaya dan 19 hotel untuk tempat karantina. Terima kasih kepada Pak Pangdam, karena koordinator dan yang mengawasi PMI masuk ke Surabaya adalah Pak Pangdam. Ketika PMI masuk ke Surabaya, insyaallah bisa dikendalikan, maka tidak ada kasus Covid-19 melonjak, sehingga kota ini menjadi aman dan nyaman,” katanya.

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, mengatakan hubungan baik yang selama ini terjalin antara Kodam V/Brawijaya dan Pemkot Surabaya harus tetap berlanjut.

Menurut dia, penanganan Covid-19 di Kota Surabaya perlu sosok kreatif dan inovatif seperti Wali Kota Eri. “Kami menunggu instruksi dari pusat kapan boleh dimulainya vaksin ‘booster’ (penguat). Kalau sudah ada kebijakan dari pemerintah pusat, kami menyesuaikan kemudian melaksanakan vaksinasi secara massal. Tentunya, akan terus berkolaborasi dengan seluruh instansi terkait, termasuk dengan Pak Wali untuk menyosialisasikan kegiatan itu,” katanya. (Ant)

Lihat juga...