Lapuk dan Nyaris Ambruk, Gedung SDN 03 Sukamulya Bekasi 25 Tahun tidak Tersentuh Renovasi

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Gedung sekolah dasar negeri (SDN) 03 Sukamulya, Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, sangat memprihatinkan. Tembok bangunan lapuk dan nyaris ambruk, sehingga dikhawatirkan bisa menyebabkan korban.

“25 tahun SDN 03 Sukamulya ini tak tersentuh renovasi apapun. Saat ini kondisinya memprihatinkan, nyaris ambruk dan terjadi lapuk hampir seluruh bangunan,” kata Maryono,  perwakilan SDN Sukamulya 03 saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, M. Nuh, Selasa (7/12/2021),

Maryono berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, untuk melakukan renovasi, agar memberi kenyamanan bagi peserta didik dan warga sekolah. Hal ini mengingat kondisi gedung nyaris ambruk dan terjadi lapuk hampir keseluruhan.

Menurutnya, selama ini setiap musim hujan sekolah meliburkan kegiatan belajar mengajar, selain khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan akibat kondisi gedung, juga terjadi bocor akibat bangunan yang sudah lapuk.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, M Nuh, saat meninjau kondisi SD Negeri 03 Sukamulya, Sukatani, Kabupaten Bekasi, Selasa (7/12/2021). –Foto: M Amin

“Renovasi total kami sangat butuhkan, karena tak mungkin hanya renovasi ringan biasa, mengingat usianya pun sudah puluhan tahun dan tak pernah tersentuh renovasi,” tukasnya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, M Nuh, saat menunjukkan langsung kondisi SDN 03 Sukamulya merasa prihatin dan menyesalkan tidak adanya perhatian dari pemerintah daerah terkait kondisi sekolah tersebut.

Mohammad Nuh menegaskan, akan mendorong pemerintah agar gedung SDN 03 Sukamulya menjadi prioritas tahun depan untuk dilakukan renovasi total. Hal itu untuk memberikan rasa nyaman bagi peserta didik dan warga sekolah.

“Kondisi gedung ini cukup memprihatinkan, harusnya ini bisa jadi prioritas instansi terkait untuk segera dilakukan renovasi. Jangan sampai nunggu terjadi korban jiwa dulu, baru mendapat perhatian,” tegasnya.

Kondisi gedung SD Negeri 03 tersebut merupakan gambaran ketidak pedulian pemerintah daerah, khususnya dinas terkait terhadap sarana pendidikan.

“Saya akan segera mendorong agar bangunan sekolah SDN Sukamulya 03 secepatnya dibangun, sebelum ada korban jiwa dari peserta didik  saat mengikuti kegiatan belajar mengajar,” pungkasnya.

Lihat juga...