Ekshibisi Selancar Ombak di PON Papua Memasuki Putaran Akhir
“Lokasi utama di Pantai Hamadi itu ombaknya tidak ada, hilang, jadi kita pindah ke pantai Skouw Sae. Alhamdulillah ombaknya cukup kondusif,” kata Ketua Umum PB PSOI, Arya Sena Subyakto, Rabu (22/9/2021).
Upacara pembukaan ekshibisi, masih dilakukan di Pantai Hamadi. Selanjutnya, panitia bersama para atlet melakukan mobilisasi besar-besaran menuju pantai yang berlokasi 21km dari pusat kota Jayapura itu. Pantai Skouw Sae, dinilai Arya lebih baik untuk penyelenggaraan pertandingan, karena jauh dari hiruk pikuk desa nelayan, seperti yang ada pada Pantai Hamadi. Lebih dari itu, ombak di Pantai Skouw juga jauh lebih bagus. “Karena kita agak siang jadi angin bertiup dari arah pantai, jadi istilahnya onshore, tapi tadi hujan jadi oke. Besok pasti lebih bagus,” kata Arya.
Arya mengatakan, penyelenggara bersama para atlet rencananya akan memulai pertandingan Kamis sekitar pukul 06.30 WIT. Ekshibisi selancar ombak PON Papua berlangsung dua hari Rabu dan Kamis (22-23/9/2021), dengan mempertandingkan dua nomor, shortboard atau papan pendek putra dan nomor aerial atau mengudara putra.
Untuk nomor aerial, peserta yang awalnya berjumlah 15 orang menjadi 17 orang dengan tambahan peserta asal tuan rumah. Pada nomor aerial 50 persen dari jumlah pemain melaju ke putaran berikutnya, yakni semifinal dan final, yang akan digelar pada Kamis (23/9/2021). “Yang saya senang melihatnya adalah, lumayan cukup merata permainannya. Jadi, perkembangannya sudah cukup baik. Dan, mengingat datang ke sini pakai uang sendiri, saya sangat berterima kasih karena semangatnya luar biasa, apalagi yang dari Aceh, Sumatera Barat,” pungkas Arya. (Ant)