Serie A Italia Jajaki Kerjasama Siaran Dengan YouTube
Karena kesepakatan dengan stasiun televisi biasa sulit dipahami menjelang awal musim pada 21 Agustus, liga Italia kemudian menjajaki kesepakatan streaming dengan YouTube, guna menghindari memulai musim baru tanpa liputan di wilayah tersebut. Sejumlah kontak pendahuluan sudah dilakukan antara Serie A dan YouTube, dan kini tergantung Serie A, untuk memutuskan apa yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah ini.
Mereka tidak mengungkapkan lebih jauh, mengenai sifat dari kemungkinan kesepakatan dengan YouTube tersebut. Tetapi mereka menyebut, kesepakatan itu akan lebih merupakan jalan keluar ketimbang sebagai sumber pendapatan. “Ini akan menjadi solusi cadangan”, kata salah seorang sumber di Serie A.
Perwakilan klub-klub Serie A, diperkirakan akan membahas opsi ini dalam pertemuan telekonferensi 13 Agustus. Baik Serie A maupun Google, menolak permintaan komentar dari media. Wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA) adalah paket internasional TV utama, yang masih akan diberikan oleh Serie A menjelang musim baru dimulai.
Di bawah siklus tiga tahun sebelumnya, Serie A mengumpulkan pendapatan sebesar 970 juta euro (Rp16 triliun) dari penjualan lisensi hak TV internasional. Menurut data yang dikumpulkan, sejauh ini liga Italia sudah menggenggam kontrak senilai 640 juta euro (Rp10,8 triliun), untuk pemutaran langsung pertandingan liga ini di luar negeri selama periode 2021-2024. (Ant)