Sampah di Kali Cikarang Hilir Mengular Lebih dari 2,5 Km
Editor: Makmun Hidayat
BEKASI — Hamparan sampah mengular di Kali Cikarang Hilir, tepat di Kampung Galian, Pintu Air 24 Desa Sukakerta, Wilayah Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, masih terbiarkan. Saat ini kondisinya kian parah dan memanjang lebih dari 2,5 kilometer atau sejauh mata memandang.
Aneka sampah rumah tangga memadati wilayah itu bahkan ada kasur yang dibuang ke kali bertumpuk bersama sampah streofoam, plastik dan lainnya. Kondisi saat ini mulai mengeluarkan aroma tak sedap yang mengganggu pelintas akibat hampir seminggu belum diangkut.
“Belum ada tanda-tanda diangkut oleh pemerintah. Kemarin ada orang mengaku dari pihak UPTD wilayah 1 Babelan datang ke saya untuk koordinasi, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya. Sementara sampah kian mengular dan mulai mengeluarkan aroma tak sedap,” ungkap Ustaz Jejen, kepada Cendana News, Rabu (18/8/2021).
Dikatakan, dalam pertemuan tersebut pihak yang mengaku dari UPTD LH wilayah 1 Babelan tersebut mengakui hanya mampu menyiapkan kendaraan untuk menampung sampah. Untuk membersihkan kali jadi tanggung jawab warga dengan alasan keterbatasan tenaga.

Menurutnya, pihak UPTD mengaku menyerah jika pengangkutan dibebankan ke pihak UPTD LH karena volume sampah terlalu banyak dan memanjang lebih dari 2,5 kilometer. Tapi, sampai sekarang baik dari kecamatan atau desa yang dilintasi sampah belum ada tindak lanjut apapun.
“Pihak UPTD wilayah 1 Babelan mengaku sudah nyerah kalau hanya dibebankan ke mereka, karena pasukannya hanya 4 orang saja. Pihak UPTD berharap kecamatan ataupun desa bisa menggerakkan warga bergotong royong mengangkut sampah dari Kali Cikarang Hilir tersebut,” papar Ustaz Jejen.
Berbagai cara telah dilakukan agar mendapat perhatian pemerintah, seperti melalui video disebar di media sosial, dan pemberitaan. Tapi, seminggu lebih hamparan sampah masih dibiarkan, belum ada tanda-tanda segera dibersihkan.
Kondisi tersebut jelas Ustaz Jejen, cukup mengganggu jalur irigasi bagi petani karena terhambat oleh tumpukan sampah.
Cendana News mencoba konfirmasi ke berbagai pihak, seperti anggota DPRD Kabupaten Bekasi. Tapi semua tidak bisa memberi jawaban meskipun sudah dikirim video dan fotonya, dengan alasan masih rapat partai dan lainnya.
Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Peduli Bekasi (FKMPB), Eko Setiawan, menanggapi persoalan sampah meminta Plt Kepala Dinas LH Kabupaten Bekasi turun ke wilayah Utara untuk melihat langsung kondisi Kali Cikarang Hilir.
“Petani utara Bekasi, sangat tergantung dengan irigasi Kali Cikarang Hilir ini. Tapi jika tidak ada kepedulian, dari daerah maka akan punah. Persoalan sampah saja tidak bisa mengurus apalagi yang lain,” tegas Eko.
Persoalan sampah di Kali Cikarang Hilir, jelasnya adalah masalah lama yang terus berulang. Tapi belum ada solusi konkret, seperti sekarang sampah dibiarkan mengular di wilayah Sukawangi.
“Apa tunggu FKMPB menggelar aksi dulu baru ada perbaikan. Untuk itu diharapkan PJ Bupati Bekasi dan Plt Dinas LH, bisa turun dan menyelesaikan persoalan sampah yang menumpuk di Kali Cikarang Hilir. Kasihan petani di utara Bekasi yang bergantung dengan aliran air tersebut,” pungkas Eko.