Kebutuhan Oksigen di Banyumas Berangsur Turun
Editor: Maha Deva
PURWOKERTO – Kebutuhan oksigen yang sempat langka di Kabupaten Banyumas, saat ini berangsur mulai normal kembali. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banyumas memastikan, pasokan oksigen sekarang aman untuk semua rumah sakit yang merawat pasien COVID-19.
“Kebutuhan oksigen sekarang menurun, karena jumlah pasien COVID-19 yang menjalani perawatan juga menurun dan pasokan juga mulai lancar, sehingga stok oksigen dipastikan aman,” kata Kadinkes Banyumas, Sadiyanto, Sabtu (7/8/2021).

Sadiyanto menyebut, pasokan oksigen untuk Banyumas sudah mulai rutin didapatkan, tiga kali dalam satu minggu. Untuk satu kali pasokan, mencapai 125 tabung oksigen. Dan stok tersebut mencukupi untuk semua rumah sakit di wilayah Banyumas.
Lancarnya pasokan oksigen ini dikarenakan, penurunan jumlah pasien COVID-19. Hal tersebut juga terjadi di sebagian besar daerah. Sehingga hampir semua kebutuhan oksigen di daerah juga menurun. “Kita memiliki 17 rumah sakit yang merawat pasien COVID-19, dengan stok 125 tabung kali tiga kali pengambilan, jadi dalam satu minggu ada 375 tabung oksigen, itu sangat mencukupi,” jelasnya.
Rumah Sakit yang ditunjuk untuk melakukan perawatan pasien COVID-19 di Banyumas adalah, RSUD Banyumas, RSUD Ajibarang, RSUD Margono Soekardjo, RS Elisabeth, RS Medika Lestari. Kemudian, RS Islam Purwokerto, RS Hermina, RSIA Budhi Asih, RS Wijayakusuma, RS Dadi Keluarga, RSU Bunda, RS Siaga Medika, RS Amanah Sumpiuh, RS Wiradadi Husada, RS Sinar Kasih Purwokerto, RS Ananda dan RSU Hidayah Purwokerto.
Direktur RSUD Banyumas, dr Dani Esti Novia menyebut, saat ini kebutuhan oksigen di RSUD Banyumas menurun. Hal tersebut terjadi, seiring dengan menurunnya jumlah pasien yang dirawat. Jika sebelumnya jumlah pasien COVID-19 jumlahnya di atas 120 orang. Saat ini jumlahnya hanya di bawah 110 orang. Otomatis, kebutuhan oksigen di rumah sakit tersebut juga menurun.
Saat ini, RSUD Banyumas memiliki stok oksigen liquid 2.150 dan 20 tabung oksigen ukuran besar, serta empat tabung oksigen kecil. Selain itu, juga masih ada 20 tabung oksigen untuk beberapa ruangan, seperti ruang prenatologi, ICU, gedung kelas 3 dan ruangan lainnya. “Setelah jumlah pasien Covid-19 menurun, kebutuhan oksigen di RSUD Banyumas juga menurun. Sekarang kebutuhan oksigen pada kisaran 900 per-hari untuk oksigen liquid, sehingga stok yang ada sekarang masih mencukupi untuk 2-3 hari ke depan,” pungkasnya.