Guru SMA/SMK dan SLB di Jember Belum Divaksin Covid-19

Editor: Makmun Hidayat

JEMBER — Pelaksanaan vaksinasi kepada guru pengajar di Jember, Jawa Timur, belum terealisasi secara meluas. Beberapa guru masih belum menerima vaksinasi, sementara pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan segera dilakukan berdasarkan persetujuan Satgas Covid-19.

Sebagian guru SMA, SMK dan SLB di Jember belum menerima vaksinasi pada tahapan pertama. Diketahui, tahapan pertama sebanyak 2.000  guru SD dan SMP telah vaksinasi, namun untuk guru SMA, SMK dan SLB belum dilakukan vaksinasi.

Guru Teknik Pemasaran, Hamsyatul Lely menyatakan, dirinya sampai saat ini belum menerima vaksinasi pada tahap pertama, yang menyasar seluruh elemen guru pengajar.

“Pendataan yang dilakukan kepada kami di sini sudah dilakukan beberapa bulan yang lalu dalam proses vaksinasi. Total untuk guru pengajar yang ada di sini 15 orang,” ujar Homsyatul Lely kepada Cendana News di Jember, Jumat (9/4/2021).

Hamsyatul Lely, saat ditemui di wilayah Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember, Jumat (9/4/2021). -Foto Iwan Feri Yanto

Lely mengatakan, dirinya dan beberapa guru lainnya siap untuk menerima vaksinasi walaupun awalnya sempat ragu. Mengingat aktivitas di sekolah nantinya bertemu dengan siswa.

“Sempat ragu dan takut untuk divaksin, tapi sekarang sudah tidak takut lagi. Karena nantinya kita sebagai guru akan bertemu dengan siswa. Untuk menjaga semua, maka kami siap vaksinasi,” ungkapnya.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Jember, Bambang Hariono mengatakan, vaksinasi untuk para guru pengajar saat ini total 2.000 guru di Jember. Selanjutnya akan menunggu keputusan bupati dalam melakukan vaksinasi lanjutan.

” Sementara untuk saat ini saya masih melakukan koordinasi lanjutan, agar vaksinasi di Jember segera terselesaikan, khusus bagi seluruh guru pengajar, baik guru SD, SMP, SMA, SMK dan SLB,” ucapnya.

Hal serupa juga disampaikan oleh Kasi SMA-SMK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Jember-Lumajang, Rosyid Altaf. Ia mengatakan vaksinasi untuk guru SMA, SMK dan SLB belum diselenggarakan.

“Untuk sekolah SMA yang sudah menerima vaksinasi, yakni SMA Jenggawah,” ucapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Jember, Wiwik Supratiwi mengatakan vaksinasi tahap kedua akan segera dilakukan minggu depan. Sasaran utamanya yaitu guru dan lansia. Sekitar 60 persen sasaran vaksinasi bagi lansia, 40 persen bagi kalangan guru.

“Apabila nantinya guru belum divaksin, maka alternatifnya saat melakukan pembelajaran tatap muka menerapkan protokol kesehatan,” tandasnya.

Lihat juga...