Kunjungan Wisata di Banyumas Berangsur Meningkat
Editor: Koko Triarko
BANYUMAS – Setelah seluruh objek wisata di Kabupaten Banyumas kembali dibuka, memasuki akhir Februari ini tingkat kunjungan wisata berangsur mulai meningkat.
Jika pada akhir pekan sebelumnya kunjungan di Lokawisata Baturaden hanya pada kisaran 200 hingga 300 orang, maka pada minggu terakhir Februari ini meningkat menjadi 800 wisatawan lebih.
Meskipun mengalami peningkatan, namun jika dibandingkan dengan situasi sebelum pandemi Covid-19, tingkat kunjungan saat ini masih jauh di bawahnya. Sebab, Lokawisata Baturaden dalam situasi normal, pada akhir pekan tingkat kunjungannya bisa mencapai di atas 10.000 orang lebih.
Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Oiah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Banyumas, Wakhyono, mengatakan, saat ini semua objek wisata di Kabupaten Banyumas sudah mulai beroperasi kembali, baik yang dikelola pemkab maupun swasta. Dan, semuanya masih dalam proses pembenahan untuk meningkatkan kunjungan wisata.
“Semua objek wisata sudah dibuka, hanya saja ketentuan dan aturan masih berlaku, yaitu maksimal kunjungan di dalam objek wisata masih dibatasi 30 persen dan ketentuan penerapan protokol kesehatan lainnya,” jelasnya, Minggu (28/2/2021).

Masih minimnya tingkat kunjungan wisata ini, lanjutnya, karena wisatawan didominais dari lokal Banyumas saja. Kondisi saat ini di mana pemerintah masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro, membuat orang masih enggan untuk berwisata jauh-jauh.
Padahal, pada situasi normal, pengunjung di Lokawisata Baturaden yang merupakan wisata alam terluas di Banyumas didominasi dari luar daerah. Seperti dari Jakarta, Bandung, Semarang, bahkan hingga dari luar Pulau Jawa dan wisatawan manca negara.
“Masih dalam situasi PPKM, sehingga orang masih berpikir dua kali untuk berwisata keluar daerah. Tetapi kita optimis, secara perlahan kondisi wisata Banyumas akan pulih kembali, kemungkinan besar setelah vaksin massal semakin masif dilakukan, angka positif Covid-19 turun, maka wisata akan ramai kembali,” ungkapnya.
Berbagai upaya juga terus dilakukan para pelaku wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Wakhyono mencontohkan, di desa wisata Cikakak, Kecamatan Ajibarang misalnya, diadakan pasar wisata tradisional setiap akhir pekan. Dan, pengunjung cukup banyak yang datang.
“Animo pengunjung terhadap wisata alam atau pun wisata pedesaan saat ini sangat besar, dan pelaku wisata di Kabupaten Banyumas seharusnya mampu menangkap peluang tersebut, seperti yang dilakukan oleh Desa wisata Cikakak,” katanya.
Sementara itu, salah satu pengunjung Lokawisata Baturaden, Sandi, mengatakan sudah lama sekali tidak ke Baturaden dan ternyata sudah banyak perubahan. Ia mencontohkan, untuk wisata di dalam sekarang lebih bersih, tertata dan banyak yang diperbaharui, naik dengan dicat ulang atau penataan ulang yang membuat kawasan lokawisata makin eksotik.
“Sejuk, dingin dan sangat nyaman untuk berwisata di akhir pekan, terlebih di tengah pandemi ini kita memang memilih untuk berwisata yang dekat-dekat saja,” tuturnya.