Gol Tunggal Coman Jadikan Bayern Muenchen Juara Liga Champions 2019/2020

Pemain sayap Bayern Muenchen, Kingsley Coman (kedua kiri), melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya seusai mencetak gol ke gawang Paris Saint-Germain dalam laga final Liga Champions di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Minggu (23/8/2020) waktu setempat – Foto Ant

JAKARTA – Bayern Muenchen menjuarai Liga Champions musim 2019/20, berkat gol tunggal Kingsley Coman. Mereka menang 1-0 kontra Paris Saint-Germain, di partai final yang berlangsung di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Minggu (23/8/2020) waktu setempat atau Senin (24/8/2020) dinihari WIB.

Gol itu dicetak Coman pada menit ke-59, memecahkan kebuntuan laga yang berlangsung alot. Gol yang memastikan, Bayern meraih trofi kompetisi paling bergengsi di Eropa itu untuk keenam kalinya. Raihan itu sekaligus melengkapi torehan trigelar kedua Bayern setelah sempat diraih di 2013. Die Bavaria sebelumnya juga sudah menjuarai Bundesliga Jerman dan Piala DFB Pokal musim ini.

Pertandingan babak pertama mempelihatkan Bayern lebih banyak mengendalikan penguasaan bola. Tetapi lini belakang mereka sedikit kesulitan membendung kecepatan Neymar dan Kylian Mbappe.

Kiper Manuel Neuer dipaksa melakukan dua halauan beruntun, ketika Neymar berusaha menyelesaikan umpan terobosan kiriman Mbappe pada menit ke-19. Tiga menit berselang, giliran Bayern hampir membuka keunggulan setelah tembakan Robert Lewandowski sudah tak mampu dijangkau kiper Keylor Navas. Tetapi PSG masih diselamatkan oleh tiang gawang.

Lini belakang Bayern sempat dirugikan, saat Jerome Boateng kembali menderita cedera dan harus ditarik keluar digantikan Niklas Sule pada menit ke-25. Tetapi lini depan mereka tetap berbahaya, dan memaksa Navas melakukan penyelamatan gemilang pada menit ke-32 atas tandukan tajam Lewandowksi.

Permainan kembali seru pada menit-menit akhir babak pertama, ketika David Alaba melakukan umpan blunder. Tetapi tembakan penyelesaian Mbappe masih mengarah tepat ke pelukan Neuer. Sebaliknya, di kotak penalti berlawanan Coman terjatuh setelah melewati hadangan Thilo Kehrer, tetapi wasit Daniele Orsato bergeming atas tuntutan hadiah tendangan penalti Bayern, menutup babak pertama dalam keadaan nirgol.

Babak kedua diawali dengan pendekatan keras para pemain Bayern. Terlihat dengan jegalan keras yang dilakukan Gnabry terhadap Neymar dan Sule kepada Angel Di Maria, yang sama-sama berbuah kartu kuning.

Kebuntuan akhirya terpecahkan pada menit ke-59 dan Bayern membuka keunggulan lewat gol Coman. Coman yang berdiri bebas tanpa kawalan, sukses menanduk umpan lambung terukur Joshua Kimmich, sementara Thilo Kehrer harus menutupi pergerakan Lewandowksi, yang diakibatkan dua bek tengah PSG luput melakukan pekerjaan tersebut.

Tertinggal satu gol, tak membuat PSG patah semangat. Mereka cukup kesulitan keluar dari dominasi penguasaan bola Bayern. Le Parisien berkesempatan membalas pada menit ke-71, ketika Di Maria bisa menjaga keseimbangan di sisi sayap kanan untuk melepaskan umpan tarik. Marquinhos yang sudah menanti tanpa kawalan, sayang tembakannya masih bisa dihadang oleh Neuer.

Waktu yang semakin menipis, dan keadaan yang tak kunjung berubah membuat para pemain PSG tampak frustasi. Terlihat dengan kartu kuning yang diterima Neymar, Thiago Silva dan Layvin Kurzawa dalam kurun waktu menit ke-81 hingga ke-85.

Pada menit ke-89, Mbappe gagal menaklukkan Neuer dalam situasi satu lawan satu. Tetapi jika bola bersarang ke gawang sekalipun, itu tidak akan dianggap gol sebab ia sudah terjebak posisi offside, ketika Eric Maxim Choupo-Moting mengirimkan umpan.

Di tengah stamina yang mulai terkuras, PSG mendapat kesempatan bagus, ketika Mbappe lagi-lagi bisa mengirimkan umpan terobosan. Tetapi Neymar tidak dalam posisi bagus untuk melakukan penyelesaian. Neymar memilih mengirim umpan tarik, sayang Choupo-Moting gagal menjangkau bola.

Bayern sukses mempertahankan skor 1-0 hingga lima menit waktu tambahan berakhir, dan memaksa PSG memulai dari awal lagi untuk mewujudkan ambisinya menjadi juara Eropa. (Ant)

Lihat juga...