Tak Ada Penambahan Kasus positif Corona di Sejumlah Kabupaten di Kalteng
PALANGKA RAYA — Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalimantan Tengah menyatakan sejumlah kabupaten di provinsi itu dalam beberapa waktu terakhir tidak ada penambahan kasus positif virus corona jenis baru itu.
Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kalteng Sugianto Sabran melalui juru bicara, dr Caroline Ivonne, di Palangka Raya, Sabtu, mengatakan berdasarkan analisis perkembangan kasus konfirmasi positif setiap harinya, setidaknya ada sejumlah kabupaten secara konsisten tidak ada penambahan kasus harian.
Sejumlah daerah itu, meliputi Sukamara 21 hari terakhir, Seruyan 19 hari terakhir, Barito Selatan 10 hari terakhir, Barito Utara enam hari terakhir, serta Lamandau lima hari terakhir.
Meski demikian, kata dia, masing-masing pemerintah daerah tetap diminta waspada dan melakukan upaya penyaringan pada kontak erat dan pelaku ekonomi, guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19.
Berdasarkan data terbaru yang pihaknya rilis pada hari ini, terjadi penambahan 13 kasus positif COVID-19, yakni di Palangka Raya 10 orang serta Gunung Mas, Barito Timur, dan Murung Raya masing-masing satu orang.
Selain itu, terjadi penambahan pasien positif COVID-19 meninggal dua orang, yakni di Palangka Raya, sehingga secara kumulatif untuk wilayah Kalteng menjadi 46 orang.
Secara kumulatif, positif COVID-19 Kalteng menjadi 762 kasus, terdiri atas 424 dalam perawatan, 292 sembuh, dan 46 meninggal dengan tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) enam persen.
Pasien dalam pengawasan (PDP) tercatat 122 orang, orang dalam pemantauan (ODP) 251 orang, serta orang tanpa gejala (OTG) 956 orang. ODP terbanyak di Katingan, yakni 92 orang, sedangkan OTG terbanyak di Murung Raya 310 orang.
“Dalam 13 hari terakhir selalu ada penambahan kasus positif, kondisi itu menandakan kasus penularan masih terjadi di masyarakat dan di sisi lain pelacakan yang dilakukan petugas kesehatan semakin optimal,” ungkapnya. [Ant]