SDM Tantangan Utama Wujudkan Kemandirian Pangan di DCML Argomulyo
Editor: Makmun Hidayat
YOGYAKARTA — Melalui Musyawarah Desa (Musdes) berbagai elemen masyarakat Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) Argomulyo, Sedayu, Bantul, yang merupakan desa binaan Yayasan Damandiri, bersama-sama mencanangkan mewujudkan kemandirian pangan desa, pada Selasa (9/6/2020),
Kemandirian pangan desa, dinilai perlu diwujudkan guna menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat desa, menciptakan keamanan pangan, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan produksi pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Cerdas Mandiri Lestari Argomulyo.

Untuk mencapai hal tersebut tentu bukan hal mudah. Ada sejumlah persoalan sekaligus tantangan yang harus dihadapi bersama-sama seluruh elemen masyarakat. Kepala Desa Argomulyo, Bambang Sarwono, menyebut persoalan utama di sektor pertanian Desa Argomulyo adalah terkait sumber daya manusia (SDM).
Di mana belum semua petani di tingkatakan dusun aktif. Belum semua petani mampu mengakses informasi perkembangan teknologi pertanian, hingga mengakses dana anggaran dari pemerintah. Termasuk juga belum adanya kekompakan serta rasa kebersamaan antar petani di tingkat desa yang mengakibatkan hasil produksi belum bisa maksimal.
“Kalau saya lihat, belum ada kekompakan serta rasa kebersamaan antarpetani. Siklus tanam maupun varietas belum serempak, baru sebatas pada masing-masing kelompok. Sehingga perlu disinkronkan di seluruh desa. Dengan begitu produksi bisa meningkat. Dalam hal penanganan hama seperti tikus misalnya, juga akan lebih mudah,” ungkapnya di sela kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) bertempat di balai desa setempat, baru-baru ini,
Bambang sendiri berharap Tim Kelompok Kerja Pengembangan Kemandirian Desa Argomulyo yang baru saja dibentuk akan mampu mengkomunikasikan dan mengkoordinasikan berbagai persoalan tersebut ke tingkat desa. Telebih tim Pokja ini terdiri dari berbagai kalangan mulai dari tokoh masyarakat, Manager KUD, Kasi Kesejahteraan Desa, Carik Desa, PPL tingkat kecamatan, hingga Kelompok Tani muda serta Karang Taruna.
“Kita berharap adanya Tim Pokja ini bisa turut memfasilitasi dan mengatasi permasalahan yang dirasakan petani di Argomulyo. Mulai dari melakukan pemetaan, dan inventarisasi kebutuhan petani. Hingga membuat program yang tepat sasaran untuk kemajuan petani. Sehingga kemandirian pangan desa bisa tercapai,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Bambang juga mengaku banyak berterima kasih kepada Yayasan Damandiri yang selama ini telah melakukan berbagai pendampingan di desa Argomulyo melalui Program Desa Cerdas Mandiri Lestari. Termasuk memberikan bantuan kegiatan sosial, ekonomi, pendidikan hingga kesehatan.
“Terkait kemandirian pangan, khususnya di bidang peternakan, Yayasan Damandiri melalui Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Argomulyo sebenarnya telah menjalankan program demplot peternakan sapi di Dusun Kaliberot. Hingga saat ini program ini telah berjalan bagus dan bisa berkembang. Tentu kita berharap adanya evaluasi sekaligus pendampingan lanjutan dari Yayasan. Sehingga ke depan program ini bisa dikembangkan di dusun-dusun lainnya,” pungkasnya.