Pemerintah: 31.186 Positif Covid-19 dan 1.851 Meninggal
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
JAKARTA — Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan, hingga hari ini, Minggu 7 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, tercatat jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 31.186 kasus, setelah ada penambahan 672 kasus baru.
“Jumlah total positif Covid-19 di Indonesia sampai dengan hari ini sebanyak 31.186 kasus,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat jumpa pers terkait penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta (7/6/2020).
Yuri menyebutkan untuk pasien positif Covid-19 yang meninggal hari ini ada penambahan sebanyak 50 orang, dengan demikian jumlah total pasien positif yang meninggal 1.801 orang.
“Selain itu pasien sembuh positif Covid-19 terus meningkat dari hari ke hari, di mana hari ini ada penambahan sebanyak 591 orang. Total pasien sembuh menjadi 10.498 orang,” ungkapnya.
Sementara itu, sebut Yuri, Pemerintah memperbarui data jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) terkait Covid-19 di Indonesia. Di mana jumlah ODP yang masih dipantau, per Minggu (7/6/2020) sebanyak 40.370 orang.
“Sampai hari ini kami masih terus melakukan pemantauan terhadap ODP sebanyak 40.370 orang. Sementara itu, jumlah PDP Covid-19 secara akumulatif sebanyak 14.197 orang, dan melakukan pengawasan kepada 14.197 orang,” jelasnya.
Orang dengan status PDP, kata Yuri menjadi prioritas pemeriksaan Covid-19 secara swab test dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun tes cepat molekuler (TCM) di laboratorium. “Hingga saat ini, sudah ada 405.992 spesimen yang diperiksa dengan swab test melalui PCR dan TCM. Dari jumlah tersebut, 31.186 orang di antaranya dinyatakan positif Covid-19,” ujarnya.
Yuri menyebutkan bahwa penularan Covid-19 masih terjadi di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, pemerintah tidak henti-hentinya mengimbau masyarakat untuk tetap beraktivitas dari rumah masing-masing.
“Kalau ingin ke luar rumah, diharapkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Mulai dari menggunakan masker dengan benar, menjaga jarak fisik dengan orang lain, mencuci tangan setelah beraktivitas di luar rumah hingga melakukan olahraga teratur,” ungkapnya.
Selain itu Yuri juga mengajak segenap bangsa Indonesia untuk tetap produktif, bangkit secara bersama-sama tengah pandemi Covid-19. “Kita harus bangkit bersama-sama, bergotong royong untuk kemudian bisa produktif kembali di tengah situasi pandemi Covid-19 ini,” sebutnya.