Masa ‘New Normal’ HPI Banyumas Siapkan Paket Wisata Lokal
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
PURWOKERTO – Menghadapi new normal, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kabupaten Banyumas menyiapkan paket wisata lokal. Sebab, aktivitas pariwisata masih dibatasi, sehingga mereka memilih untuk membuat penawaran destinasi dan aktivitas alternatif berbasis potensi wisata lokal.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HPI Kabupaten Banyumas, Heri Nursinto, mengatakan, pihaknya mencoba untuk membuat program promosi yang menonjolkan potensi wisata Banyumas. Sebab, selama ini para pemandu wisata di Banyumas masih bergantung pada paket overland atau ke luar daerah.

“Untuk menyiasati new normal, kami yang sudah tiga bulan ini tidak memiliki penghasilan memiliki niatan untuk bergerak kembali. Kita mencoba untuk menjual Banyumas dalam bentuk inbound tour,” jelasnya, Minggu (28/6/2020).
Lebih lanjut Heri menjelaskan, destinasi dan objek wisata di Banyumas tidak kalah dengan daerah lainnya. Selain itu, saat ini banyak wisatawan yang ingin berkunjung ke Banyumas, setelah penutupan objek wisata selama kurang lebih tiga bulan.
Paket wisata yang dijual, lanjut Heri, yaitu virtual tour serta offline tour. Untuk virtual tour pihaknya membidik destinasi populer maupun belum dikenal yang dikemas melalui tampilan virtual.
Adapun paket kedua, akan menghadirkan kekayaan budaya, seni, sejarah, alam, maupun kuliner dalam bentuk city tour. Paket ini, rencananya dikemas dengan bersepeda.
“Ada yang pakai paket sepeda. Saat ini bersepeda menjadi tren dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh serta kesehatan. Kita akan mencoba mengenalkan wisata Banyumas kepada para goweser ini,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pengembangan Sumber Daya Manusia Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Bahrudin, mengatakan, program yang digagas HPI Kabupaten Banyumas tersebut selaras dengan program pemerintah daerah. Dia mengaku siap bersinergi dengan para pelaku wisata.
“Program kita ada kesamaan dengan kegiatan yang akan kita lakukan yaitu edukasi, dan promosi wisata berkelanjutan. Kami juga punya program untuk promosi wisata lokal melalui saluran media sosial,” tuturnya.
Salah satu destinasi wisata baru di Kabupaten Banyumas yang belum tergarap maksimal adalah Dermaga Apung di Desa Papringan Kecamatan Banyumas. Wisata ini menyediakan paket menyusuri Sungai Serayu dengan perahu.
Kawasan wisata dermaga apung ini juga dilengkapi dengan beberapa gazebo yang terletak tepat di tepi Sungai Serayu.
Kepala Desa Papringan, Atam mengatakan, ide awal untuk membangun dermaga apung di tepi Sungai Serayu karena Desa Papringan selalu menjadi star dimulainya agenda tahunan Festival Serayu. Sehingga ia ingin membangun dermaga yang layak.
“Kebetulan kita sudah memiliki wisata batik, sehingga kita padukan dengan wisata air Sungai Serayu,” pungkasnya.