Daop 5: Di Dalam Kereta, Penumpang tak Boleh Ngobrol
Editor: Koko Triarko
PURWOKERTO – Memasuki masa new normal, Stasiun Purwokerto kembali melayani para penumpang. Untuk tahap pertama, ada 4 kereta api (KA) yang mulai dioperasikan, yaitu dua KA jarak jauh yang singgah di Stasiun Purwokerto dan dua KA lokal.
Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Supriyanto, mengatakan KA reguler yang akan memalui Daop 5 mulai besok, yaitu KA Ranggajati relasi Cirebon – Purwokerto – Surabaya Gubeng – Jember PP dan KA Kahuripan relasi Blitar – Madiun – Solo – Kutoarjo – Maos – Kiaracondong, Bandung PP. Serta KA lokal Prameks relasi Kutoarjo-Solo PP sebanyak dua KA.
“Jadi mulai besok sudah ada dua perjalanan KA jarak jauh dan 2 KA lokal Prameks yang dijalankan dan melewati Daop 5 Purwokerto. Namun banyak protap kesehatan yang harus dipatuhi penumpang”, katanya, Kamis (11/6/2020).

Menurut Supriyanto, para penumpang harus beradaptasi dengan berbagai aturan baru yang diterapkan pada perjalanan KA. Sebab, KA masih beroperasi di tengah pandemi Covid-19. Salah satu aturan baru yang diterapkan, yaitu penumpang dilarang mengobrol selama perjalanan.
“Untuk penumpang KA lokal, penumpang tidak diperbolehkan berbicara atau mengobrol di dalam kereta, hal tersebut untuk menghindari kemungkinan penularan Covid-19 melalui droplet,” jelasnya.
Selain itu, berbagai protap kesehatan yang harus dipatuhi penumpang antara lain, penumpang diminta datang minimal 30 menit sebelum keberangkatan KA. Saat masuk wilayah stasiun, penumpang diwajibkan untuk mencuci tangan dengan menggunakan sabun, setelah itu petugas akan mengukur suhu tubuh. Untuk penumpang yang suhu tubuhnya di atas 47,3 derajat celcius, tidak diperbolehkan untuk naik KA.
“Ketentuan lainnya, wajib menggunakan masker dan baju lengan panjang atau jaket, kemudian dipastikan dalam kondisi sehat di mana suhu tubuh di bawah 37,3 derajat celcius dan tidak sedang sakit batuk, flu, demam dan sejenisnya,” kata Supriyanto.
“Petugas announcer baik di stasiun maupun di atas KA, akan berulang kali mengingatkan tentang aturan-aturan tersebut kepada para penumpang,” jelasnya.
Khusus untuk penumpang KA Jarak Jauh, disediakan face shield untuk penumpang dewasa. Dan, bagi penumpang anak-anak, diminta untuk membawa face shield sendiri.
Sementara itu, salah satu warga Purwokerto yang hendak membeli tiket KA, Anwar mengatakan, siap untuk mematuhi aturan yang diterapkan PT KAI. Sebab, menurutnya salah satu sarana transportasi umum jarak jauh yang cukup aman dari penyebaran Covid-19 adalah kereta, karena tempatnya lebih luas dibanding angkutan umum lainnya.
“Untuk melakukan perjalanan jarak jauh di tengah pandemi, saya pilih kereta api, lebih aman dan nyaman, terlebih banyak protokol kesehatan yang diterapkan,” katanya, yang berencana akan ke Jakarta dalam waktu dekat ini.