Damandiri Fasilitasi Kredit Modal Besar UKM di Padang
Editor: Koko Triarko
PADANG – Yayasan Damandiri menghadirkan pinjaman modal usaha dengan skema baru yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang berkomitmen untuk terus mengembangkan usahanya. Modal usaha dengan skema baru itu disebut dengan ‘Modal Kita’.
Manajer Umum yang membawahi unit Tabur Puja dan Modal Kita di Koperasi Serba Usaha (KSU) Dewantara Ranah Minang (Derami), Margono Okta, mengatakan khusus untuk Tabur Puja saat ini anggota aktifnya telah mencapai tiga ribu lebih. Mereka semua adalah pelaku UMKM yang ada di Padang, mulai dari peminjam dana baru, hingga anggota yang telah lama bersama Tabur Puja.
Ia menjelaskan, pinjaman modal usaha Tabur Puja mulai dari Rp2 juta hingga paling tinggi Rp5 juta. Mengingat usaha rakyat terus berjalan dan berkembang, ada permintaan dari masyarakat agar pinjaman modal bisa mencapai jumlah yang lebih besar, seperti Rp10 juta.

Persoalan itu belum bisa diputuskan langsung, mengingat segala kebijakan ada di Yayasan Damandiri. Namun setelah dibicarakan dengan baik, ternyata ada regulasi baru untuk memenuhi keinginan masyarakat tersebut, yakni dengan dihadirkannya skema baru Modal Kita.
“Jadi sekarang keinginan masyarakat untuk bisa mendapatkan pinjaman baru, telah bisa kita penuhi melalui Modal Kita. Jumlah pinjamannya mulai dari Rp6 juta hingga Rp25 juta, dengan tenor bisa mencapai 3 tahun,” katanya, Rabu (24/6/2020).
Meno menyebutkan, Modal Kita ini telah diterapkan di KSU Derami Padang sejak Januari 2020 ini. Sampai bulan Juni ini, masyarakat yang telah meminjam di Modal Kita ada 25 orang. Dari 25 orang itu, ada sekitar 15 orang lagi sebelumnya merupakan anggota dari Tabur Puja.
Ada pun syarat dan ketentuan pinjaman Tabur Puja dengan Modal Kita, berbeda. Tabur Puja jumlah pinjaman mulai dari Rp2 juta hingga Rp5 juta tanpa ada agunan. Sementara untuk Modal Kita, bagi pinjaman Rp6 juta tidak harus memiliki syarat agunan. Tapi jika pinjamannya mulai dari Rp7 juta hingga Rp 25 juta, harus ada agunan.
“Perlunya agunan untuk pinjaman Rp7 juta hingga Rp 25 juta itu, karena jumlahnya cukup besar, dan sangat berisiko bila uang yang dipinjamkan tanpa ada jaminan. Soal agunannya itu pun perlu diukur nilainya dari pinjaman yang diajukan,” jelasnya.
Sedangkan terkait proses pengajuan untuk bisa mendapatkan pinjaman modal usaha Modal Kita, mulai dari adanya rekomendasi dari Posdaya yang telah lebih dahulu menyalurkan pinjaman Tabur Puja, hingga bisa datang mendatangi ke KSU Derami Padang.
Setiap ada pengajuan pinjaman, wawancara dari orang yang mengajukan pinjaman dilakukan di kantor KSU Derami Padang, dengan syarat harus datang bersama suami dan istri. Ketentuan ini untuk menghindari kesalahpahaman antara keluarga yang meminjam dengan Modal Kita.
“Kan ada itu, pandai-pandai istri saja yang meminjam uang ke kita, sementara suaminya tidak izin. Untuk mengantisipasi hal itu, kita mewajibkan suami istri harus datang bersamaan dan akan diwawancara bersamaan pula, terkait pengajuan pinjaman yang diberikan ke Modal Kita,” ujar dia.
Meno memaparkan, perlu kehati-hatian juga dalam menyetujui setiap pengajuan pinjaman ke Modal Kita. Sekarang ada sekitar dua jenis usaha yang telah mendapatkan pinjaman modal usaha, dengan jumlah Rp25 juta, yakni usaha jualan pakaian dan satu lagu usaha kos-kosan.
Untuk pinjaman yang jumlah Rp6 juta, tenor pinjamannya selama satu tahun, dengan pembayaran kredit per pekan. Sementara untuk jumlah pinjaman Rp7 juta hingga Rp25 juta, tenornya bisa mencapai 3 tahun. Soal setoran pinjaman, juga sama, yakni dibayar satu kali dalam satu pekan.
“Bayarnya boleh ke Posdaya terdekat dia tinggal, atau bisa antar langsung ke KSU Derami Padang. Tapi jika ingin membayarnya per bulan juga boleh, artinya tinggal mentotalkan dari 4 minggu menjadi pembayaran 1 bulan,” ungkapnya.
Meno menyebutkan, setoran per minggu agar masyarakat yang meminjam modal usaha ke Modal Kita merasa lebih ringan membayar kreditnya. Untuk itu, kini Modal Kita masih membuka diri bagi masyarakat di Kota Padang untuk meminjam dana modal usahanya.
“Jadi dengan adanya Modal Kita, anggota Tabur Puja yang ingin berkembang lagi usahanya, bisa naik kelas, yakni mengajukan pinjaman ke Modal Kita. Tapi harus diperhatikan juga kondisi pembayaran sewaktu jadi anggota Tabur Puja, apakah lancar atau malah menunggak,” tegasnya.
Meno berharap, dengan hadirnya Modal Kita ini geliat usaha masyarakat di Padang terus membaik dan makin membaik. Sebab hal itulah jadi tujuan Damandiri, ingin membangkit perekonomian masyarakat yang bergerak di bidang UMKM.