Bendungan Kali Akar, Spot Rekreasi Murah Meriah di Bandar Lampung
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
LAMPUNG — Objek wisata tirta bendungan Kali Akar menjadi salah satu destinasi warga Bandar Lampung. Berada di jalan penghubung wilayah Kemiling dan Teluk Betung Selatan, lokasi ini cukup mudah dijangkau.

Suratman, warga sekaligus penjaga di objek wisata bendungan Kali Akar menyebutkan, fungsi utama lokasi tersebut untuk pengairan. Dua saluran utama berada di sisi kanan dan kiri mengalir ke wilayah Teluk Betung Selatan untuk lahan pertanian.
Memiliki akses mudah dijangkau, lahan parkir luas bagi motor dan mobil membuat lokasi tersebut kerap dikunjungi warga pada akhir pekan. Spot favorit berupa jembatan gantung sepanjang 12 meter. Jembatan besi dengan tali sling baja berwarna merah jadi lokasi favorit untuk swafoto.
“Fungsi jembatan gantung untuk pemeriksaan kondisi bendungan terutama saat banjir, namun kerap dipakai warga untuk rekreasi karena bentuk dan warnanya yang unik untuk latar belakang berfoto,” terang Suratman saat ditemui Cendana News, Minggu (14/6/2020).
Lokasi ini kerap dijadikan lokasi memancing untuk mendapatkan ikan lele, nila, kating dan mujaher.
Lokasi yang dicanangkan oleh walikota Bandar Lampung, Herman HN sebagai objek wisata lokal, pada bagian atas bendungan terhubung dengan anak tangga pepohonan rindang trembesi. Pedagang kuliner es dugan, bakso, siomay kerap mangkal saat pengunjung ramai di lokasi tersebut.
“Masuk ke lokasi bendungan Kali Akar tidak harus membayar hanya biaya untuk parkir kendaraan lima ribu rupiah,” cetusnya.
Spot favorit jembatan gantung menurutnya memiliki kapasitas maksimal lima orang. Sebagai penjaga lokasi ia kerap mengingatkan agar warga tidak berdiri di atas jembatan yang bergoyang saat dilintasi.
Zainal, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya menyebutkan, lokasi jembatan merah jadi pilihan baginya untuk berfoto dengan latar belakang aliran sungai yang turun dari bendungan.
“Harus cepat segera foto karena embun dari bendungan cukup deras seperti hujan lama lama bisa basah pakaian,” terangnya.
Meski memilih lokasi rekreasi yang murah meriah ia mengaku membawa bekal. Menikmati makanan dan minuman bersama anggota keluarga di bawah pohon trembesi jadi kegiatan menyenangkan. Sebab selama tiga bulan sang anak masih melakukan kegiatan belajar di rumah sehingga butuh rekreasi.
Pengunjung lain, Siska asal Teluk Betung bersama rekan rekannya menjadikan lokasi tersebut untuk berenang. Bendungan yang dipenuhi endapan pasir menurutnya aman untuk mandi.
“Tujuan anak anak bermain di bendungan selain untuk mandi dan rekreasi mencari kerang untuk dimakan,” terang Siska.
Anak anak yang masih duduk di bangku sekolah kelas VI itu mengaku memilih bermain di bendungan karena murah. Selain bersama teman teman sebaya sebagian diajak oleh orangtua yang memanfaatkan waktu untuk memancing ikan. Selain bermain anak anak kerap membawa serta baju kotor milik keluarga untuk dicuci di dekat pintu air sembari rekreasi.