Tujuh Daerah di Sumbar Belum Bisa Menerima Bansos

Editor: Koko Triarko

PADANG – Di saat masyarakat tengah menanti bantuan pemerintah terkait wabah Covid-19, masih ada tujuh daerah yang belum menyerahkan data penerima bansos ke Pemerintah Provinsi Sumatra Barat.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatra Barat, Jasman Rizal, mengatakan sebelumnya telah ada tiga daerah yang warganya telah menerima bansos dampak Covid-19 atau Jaring Pengamanan Sosial (JPS), yakni Kota Padang Panjang, Sawahlunto, dan Kabupaten Agam.

Selain itu, juga ada sembilan daerah yang kini dalam proses pencairan bansos tersebut, setelah masuknya data-data penerima ke Pemprov Sumatra Barat.

Sembilan daerah yang akan segera menerima bansos tersebut, yakni Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang, Kota Solok, Kota Payakumbuh, dan Kota Pariaman.

Sementara itu, tujuh daerah yang belum menyerahkan data penerima bansos ke pemprov, yakni Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Solok Selatan, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Limapuluh Kota.

“Kita berharap segeralah untuk daerah yang belum menyerahkan data penerima bansos itu. Kasihan masyarakatnya yang tengah menanti bantuan tesebut. Sebab, wabah ini telah berlangsung lama juga,” kata Jazman Rizal, Minggu (3/4/2020).

Terkait adanya daerah yang belum memberikan data ke pemprov, Gubernur Irwan Prayitno, mengatakan, hal itu karena semua daerah yang memasukkan data harus melalui proses verifikasi. Tujuannya agar tidak ada kekeliruan dalam pemberian bantuan atau penerima ganda.

Dengan tegas, Irwan menyatakan tidak ada sedikit pun keinganan Pemprov untuk menahan-nahan bantuan langsung tunai dari APBD. Bantuan ini jelas untuk masyarakat yang tekena dampak Covid-19.

“Pada tahap pertama ini bantuan diserahkan untuk jatah dua bulan, yaitu April dan Mei 2020, masing-masing Rp600 per Kepala Keluarga (KK) per bulan, total Rp1,2 juta,” sebutnya.

Gubernur menyebutkan, bagi rumah penerima bansos dari Pemprov nantinya bakal ditempelkan stiker, agar tidak terjadi bantuan ganda kepada masyarakat

“Sebelumnya, bansos dari Pemprov untuk masyarakat terdampak Covis-19 sudah mulai disalurkan sejak Jumat kemarin oleh PT Pos Indonesia. Karena dalam penyaluran bansos itu, ini kita bekerja sama dengan PT Pos Indonesia,” ungkapnya.

Lihat juga...