Positif COVID-19 di Kota Bekasi Tembus 257 Kasus

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

BEKASI — Memasuki hari ke-10 penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap dua di Kota Bekasi, Jawa Barat, kasus Covid-19 di wilayah setempat belum menunjukkan penurunan jumlah. Berdasarkan data situs informasi Pemerintah Kota Bekasi pada Jumat (8/5/2020), terdapat 257 kasus positif Covid-19. Bahkan jumlah meninggal baik penyakit khusus dan positif terus bertambah.

Peningkatan kasus positif Covid-19 melonjak dalam beberapa hari terakhir. Dari 257kasus positif tersebut 172 orang dinyatakan sudah sembuh, sisanya masih dalam perawatan.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, menyampaikan hasil PCR tes yang dilakukan di delapan titik wilayah perbatasan dalam PSBB tahap dua pada Selasa (6/5/2020) terdapat sembilan penambahan kasus baru.

“Hasil pemeriksaan PCR tes pada delapan titik dua hari lalu hasilnya sudah keluar, diketahui totalnya sudah ada sembilan positif Covid-19,” kata dia Jumat (8/5/2020).

Adapun rinciannya, tiga hasil PCR di stasiun Bekasi berjenis kelamin perempuan, satu di perbatasan Tongyang Kalimalang, pria, semuanya beralamat di Kota Bekasi. Kemudian hasil kemarin diketahui tambah 5 jiwa, hasil PCR tes di perbatasan Lubang Buaya – Pondok Gede.

“Empat Positif dengan rincian 1 orang ber KTP Kota Bekasi, 3 Orang Ber KTP di luar Kota Bekasi yang kebetulan beda RW di Lubang Buaya dan Kecamatan Pondok Gede,” papar Rahmat Effendi.

Dia menegaskan, hasil PCR tes yang telah dilaksanakan di delapan titik perbatasan masih belum semua terdeteksi, karena pada sampel dahak tersebut terjadi pengeringan dan saat ini sedang diproses kembali. Disebutkan masih ada 61 yang sedang di gulirkan pada Labkesda RSUD.

“Hasil keseluruhan dari Labkesda akan keluar hari ini, nanti sore diumumkan lagi, semua hasil dari PCR test PSBB tahap dua yang ditentukan di 8 titik,”tukasnya.

Saat ini lanjutnya semua yang dinyatakan Positif Covid 19 hasil PCR tes tersebut, sudah berada di lantai 7 Blok F RSUD dr. Chasbullah Abdul Majid Kota Bekasi di ruang isolasi. Tetapi satu pasien meminta dipindahkan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Jatiasih dan sekarang berada di ruang isolasinya.

Rahmat Effendi, meminta warganya mematuhi protokol kesehatan yang terus digencarkan. Masyarakat diharapkan tidak keluar rumah jika tidak ada kepentingan, selalu gunakan masker, dan tidak ada nongkrong di luar rumah.

Diketahui kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Bekasi mencapai 800 orang, dengan rincian 387 orang masih dalam pengawasan, 413 orang selesai. Sedangkan total Meninggal dengan Penyakit Khusus 117 orang, meninggal karena positif Corona berjumlah 29 orang.

Sementara untuk pasebaran tingkat kecamatan kasus terbesar terdapat pasien positif dari wilayah Kecamatan Bekasi Selatan dengan jumlah 38 kasus, kemudian posisi kedua dari wilayah Bekasi Utara 33 kasus, Bekasi Timur 31 kasus, Rawalumbu 30 kasus. Terkecil hanya dari Bantargebang terdapat tiga kasus.

Lihat juga...