Hasil Tes Empat Awak Kapal Meratus Non-Reaktif

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), telah melakukan pemeriksaan rapid test terhadap 4 Anak Buah Kapal kontainer Meratus yang bersandar di pelabuhan Laurens Say Maumere kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Kamis (30/4/2020).

Hal itu bermula dari kapten kapal Meratus Bontang Susilo yang mengeluhkan sesak nafas dan menghubungi kantor Meratus Maumere sehingga pihak kantor langsung menghubungi Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan pihak KKP langsung menghubungi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Sikka.

“Setelah mendapat kabar kami langsung mengerahkan petugas kesehatan untuk mengambil sampel darah 4 ABK kapal tersebut,” kata Petrus Herlemus, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Sikka, NTT, Jumat (1/5/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus saat ditemui di Posko Covid, Jumat (1/5/2020). Foto: Ebed de Rosary

Petrus mengatakan, setelah sampel darah diperiksa di laboratorium ternyata hasilnya non-reaktif dan kapten kapal tersebut menderita penyakit lambung sehingga langsung diberikan obat.

Kapal pun bersandar lanjutnya dan pihaknya meminta agar kapal kontainer ini segera membongkar muat barang agar bisa segera kembali ke Surabaya mengingat kaptennya sedang menjalani sakit dan perlu mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Setelah tiba di dermaga sebanyak 3 petugas kesehatan naik ke atas kapal melakukan pemeriksaan. Semua tenaga medis mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap,” tuturnya.

Kepala Cabang Meratus Maumere, Mohammad Ridwansyah, yang ditemui di pelabuhan Lorens Say mengatakan, informasi awalnya beliau sakit lambung dan keluhannya sesak napas semenjak buka puasa.

Karena ada indikasi sesak nafas kata Ridwansyah, makanya diminta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Tim Satgas Covid -19 kabupaten Sikka karena ditakutkan terkena Corona.

“Kapal Meratus Bontang tiba di pelabuhan Laurens Say Kamis (30/4/2020) pukul 10.00 WITA dengan muatan sekitar 100 lebih kontainer. Tim Satgas Covid-19 langsung naik ke kapal melakukan pemeriksaan,” tuturnya.

Dokter Santy Delang yang melakukan pemeriksaan klinis dan rapid test di atas kapal menjelaskan setelah diperiksa semuanya baik-baik saja, hanya saja untuk kapten kapal Meratus Bontang beliau sementara menjalani puasa dan minum yang asam-asam supaya asam lambungnya tidak naik.

Tapi setelah dilakukan pemeriksaan kata Santy, kondisi kesehatannya membaik dan suhu tubuhnya juga baik, pihaknya juga melakukan rapid test terhadap kapten kapal serta 2 mualim dan 1 orang ABK.

“Jadi ada 4 orang yang jalani rapid test karena 3 orang yang lainnya mempunyai kontak erat dengan kapten kapal. Maka dilakukan pemeriksaan terhadap semuanya,” ujarnya.

Lihat juga...