Gugus Tugas Sikka Lacak dan Rapid Test Klaster Gowa
Editor: Makmun Hidayat
MAUMERE — Tim kesehatan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) selain melakukan pemeriksaan rapid test terhadap terhadap pelaku perjalanan dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Pemeriksaan dilakukan mengingat dua warga Kabupaten Manggarai Barat, Pulau Flores, NTT, yang juga menghadiri Tabligh Akbar Ijtima Ulama Dunia 2020 di Gowa, Sulawesi Selatan dinyatakan positif Covid-19.
“Semua orang yang mengikuti Itjima Ulama di Gowa kita lakukan rapid test. Bila hasilnya reaktif maka akan dilakukan isolasi dan dilakukan pengambilan sampel swab untuk diperiksa,” kata dr. Clara Y. Francis, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Jumat (1/5/2020).
Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, kata dia, melakukan penelusuran terhadap warga yang melakukan perjalanan ke Gowa. Tim sementara waktu sudah menemukan sekitar 38 orang sehingga ikut dilakukan rapid test bersama eks penumpang Lambelu.
“Selain di kecamatan Nangahale ada yang tersebar di tiga kecamatan di kota Maumere serta di beberapa pulau. Tim sedang bergerak melakukan penelusuran agar semua mereka bisa dilakukan rapid test,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Desa Nangahale Kecamatan Talibura, Sahanudin mengatakan, untuk Kecamatan Nangahale di desanya ada 20 warganya yang menghadiri Itjima Ulama di Gowa.
Sahanudin mengatakan, mereka semua setelah kembali ke desa langsung menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing dan pihaknya pun terus melakukan pemantauan terhadap pelaku perjalanan ini.
“Setelah acara di Gowa mereka ada yang pulang menggunakan pesawat, kapal penumpang dan ada yang kapal barang. Kemarin disuruh mendata dan akan dilakukan rapid test sehingga saya menyampaikan kepada mereka,” ungkapnya.
Semua warga pelaku perjalanan dari Gowa, kata Sahanudin, pemeriksaan rapid test-nya dilakukan bersamaan dengan semua bekas penumpang kapal Lambelu yang juga menjalani karantina mandiri di rumah masing-masing.
Disaksikan Cendana News di Desa Nangahale Kecamatan Talibura, para warga yang pulang dari Gowa tersebut setelah menjalani salat diminta berkumpul di kantor Desa Nangahale.
Tim medis berpakaian APD lengkap dengan pengawalan anggota polisi Polres Sikka dan Kodim 1603 Sikka melakukan pengambilan sampel darah dan membawanya ke laboratorium Puskesmas Watubaing Kecamatan Talibura untuk diperiksa.
Data yang diperoleh Cendana News, di Desa Nangahale Kecamatan Talibura jumlah pelaku perjalanan dari Gowa yang menjalani pemeriksaan rapid test ada 20 orang, Kecamatan Alok Timur 17 orang, Alok 2 dan Alok Barat 10 orang.
Jumlah sementara berdasarkan penelusuran ada sebanyak 49 orang dan kemungkinan jumlahnya masih bertambah karena tim dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka sedang melakukan penelusuran.