94 Pasien Positif Covid-19 di Semarang, Sembuh

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Angka kesembuhan pasien positif covid-19 di Kota Semarang, terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data siagacorona.semarangkota.go.id, per Jumat (1/5/2020) pukul 11.30 WIB, ada 94 orang yang dinyatakan sembuh.

Kondisi tersebut berdampak pada penurunan jumlah pasien positif sebanyak 116 kasus, dengan 81 kasus dalam perawatan dan 35 kasus dalam perbaikan klinis. Sementara, kasus meninggal dunia tidak bertambah, sebanyak 30 orang.

Jika dibandingkan dengan jumlah total kasus positif covid-19 terkonfirmasi per Jumat (1/5/2020) sebanyak 240 orang, persentase kesembuhan pasien positif corona di Kota Semarang mencapai 39,16 persen.

Angka tersebut lebih tinggi dari persentase kesembuhan Provinsi Jateng, sebesar 16,84 persen, yang per Jumat (1/5/2020) pukul 11.00 WIB, berdasarkan data laman corona.jatengprov.go.id, total ada sebanyak 760 kasus positif covid-19, dengan 128 kasus dinyatakan sembuh dan 73 kasus meninggal dunia.

“Data juga menunjukkan jumlah pasien covid-19 di Kota Semarang mengalami penurunan, sementara jumlah pasien sembuh meningkat sebanyak 94 orang. Selain itu dari 116 kasus positif, ada 35 kasus yang dalam perbaikan klinis. Artinya mereka ini sudah dirawat, dan sekarang dalam tahap menunggu hasil laboratorium untuk bisa dinyatakan sembuh,” papar Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Abdul Hakam, di Semarang, Jumat (1/5/2020).

Dipaparkan, kunci keberhasilan dalam kesembuhan pasien positif covid-19 adalah keterlibatan psikolog untuk membangun semangat pasien.

“Selain pengobatan secara medis, kita juga meningkatkan semangat dari para pasien. Kita melibatkan psikolog, untuk membangkitkan semangat pasien untuk bisa segera sembuh. Dengan semangat untuk sembuh, perasaan gembira, pikiran positif, maka imun tubuh juga ikut meningkat. Ini yang juga terus kita dorong,” tandasnya.

Di satu sisi, pihaknya juga mendorong kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan, termasuk mengenakan masker hingga pembatasan sosial dan fisik. Selain itu juga mengharapkan masyarakat untuk segera memeriksakan diri, jika ada gejala klinis covid-19, berinteraksi dengan orang positif covid-19 atau dari zona merah pandemi.

“Ada sejumlah rumah sakit di Semarang, yang bisa menjadi rujukan dalam melakukan pemeriksaan covid-19. Diantaranya RSUP Dr Kariadi Semarang, RS Tugurejo, RS KRMT Wongsonegoro, RSND Undip, RS Telogorejo, Rumah Sakit Tentara (RST) Bhakti Wira Tamtama, RS Columbia Asia hingga Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Amino Gondohutomo Semarang,” pungkasnya.

Terpisah, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, menuturkan peningkatan jumlah pasien sembuh covid-19 tersebut, tidak lepas dari semangat dalam diri pasien untuk sembuh, serta kerja keras tenaga medis dalam memberikan perawatan.

“Namun yang terpenting dalam menekan angka positif Covid-19 adalah melalui pencegahan, maka penting masyarakat berdisiplin menjalankan protokol kesehatan,” tekannya.

Termasuk dalam pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM), dirinya meminta agar masyarakat memiliki kesadaran penuh untuk mengikutinya, tanpa harus dipaksa.

“Mulai hari ini (Jumat-red), kita bertindak tegas. Mereka yang tidak memakai masker kita beri sanksi, termasuk pembeli dan pedagang pasar kalau tidak makai masker, kita suruh pulang,” tandasnya.

Lihat juga...