UMP Kucurkan Rp 3 M Bagi Mahasiswa Terdampak COVID-19
Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo
PURWOKERTO — Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) mengucurkan anggaran Rp3 miliar lebih untuk membantu para mahasiswanya. Mulai dari pemberian subsidi pembelajaran online hingga beasiswa penuh bagi calon mahasiswa yang orang tuanya terdampak COVID-19.
Rektor UMP, Dr Anjar Nugroho mengungkapkan, untuk subsidi pembelajaran online diberikan kepada 11.140 mahasiswa. Masing-masing mendapatkan subsidi kuota internet senilai Rp200.000. Total dana untuk pemberian subsidi pembelajaran online ini mencapai Rp 2.228.000.000.
“Sejak tanggal 16 Maret lalu, diberlakukan pembelajaran online untuk seluruh mahasiswa UMP, sehingga untuk menunjang kegiatan tersebut, kita berikan subsidi kuota internet,” kata Rektor UMP, Kamis (30/4/2020).
Selain itu, untuk calon mahasiswa yang orang tuanya terdampak Covid-19, UMP juga memberikan beasiswa yang nilai totalnya mencapai Rp 560.000.000, serta mendonasikan 50 persen biaya pendaftaran mahasiswa baru untuk program UMP Siaga COVID 19 senilai Rp 120.000.000. Total dana yang telah dikucurkan untuk berbagai bantuan selama masa pandemi Covid-19 ini mencapai Rp 3.193.990.000.
Rektor UMP mengatakan, hingga saat ini kondisi pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Bahkan jumlah korban Covid-19 terus bertambah. Ia berharap, para mahasiwa UMP bisa tetap menjaga diri dan keluarganya selama berada di rumah dan tetap melaksanakan kewajiban untuk menjalankan tugas-tugas akademik.
“Tidak semua mahasiswa bisa beruntung pulang ke rumah, karenanya untuk mahasiswa yang tidak bisa mudik karena sudah keluar aturan larangan, kita berikan bantuan untuk keperluan hidup mereka sehari-hari,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Biro Publikasi dan Administrasi (BPA) UMP, Yudha Febriana menambahkan, saat ini UMP tengah membuka penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2020. Bagi calon mahasiswa baru sebanyak 555 orang, biaya pendaftaran digratiskan.
“Pendaftaran mahasiswa baru bisa dilakukan melalui aplikasi online dan biaya pendaftaran kita gratiskan. Saat ini kita memiliki 43 program studi dari 11 fakultas,” jelasnya.