Sepak Bola Dinilai Akan Berbeda Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir

Presiden FIFA, Gianni Infantino – Foto Ant

JAKARTA – Presiden FIFA, Gianni Infantino menyatakan, pengalaman menyaksikan sepak bola akan berbeda dibandingkan sebelumnya, ketika kompetisi bisa digelar lagi segera setelah kekhawatiran pandemi virus corona berakhir.

“Sepak bola akan kembali, dan saat itu terjadi, kita akan merayakannya seperti bangun dari mimpi buruk bersama-sama,” kata Infantino, Kamis (2/4/2020) malam.

Menurut Infantino, ketika pandemi berakhir, bukan hanya sepak bola yang berubah. Tetapi para penikmatnya akan turut menjadi manusia yang lebih baik. “Sepak bola setelah corona akan lebih inklusif, sosial dan saling mendukung, terhubung diantara setiap negara dan pada saat bersamaan sesuatu yang global, tak lagi arogan dan lebih hangat menyambut,” katanya. “Kita semua akan menjadi lebih baik, lebih manusiawi dan memperhatikan nilai-nilai kebaikan,” ujar Infantino menambahkan.

Sebelumnya, Infantino mengatakan, pandemi virus corona saat ini membuka mata, bahwa sepak bola perlu melakukan reformasi. Baik terkait penjadwalan yang kini semakin padat, dan konsentrasi finansial yang berkutat di tangan segelintir klub elit saja.

Ia mengindikasikan, perlu adanya pengurangan kompetisi. Dan hal itu diyakini akan membuat kondisi menjadi lebih menarik. “Mungkin lebih sedikit skuat, tapi lebih seimbang. Lebih sedikit turnamen, tetapi lebih kompetitif, dan pertandingan lebih memperhatikan kesehatan serta keselamatan para pemain,” kata Infantino.

Sepak bola di hampir seluruh penjuru dunia saat ini tengah dipaksa libur karena pandemi virus corona. Hal tersebut, laiknya banyak ajang olahraga lain. Penangguhan kompetisi tersebut praktis berdampak pada terganggunya kesehatan finansial banyak klub. Terutama tim-tim yang bermain di kasta lebih rendah, serta di tataran akar rumput. (Ant)

Lihat juga...