Posko Covid-19 di Sikka Lakukan ‘Rapid Test’ Eks Penumpang Lambelu

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

MAUMERE – Tim medis dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak sekitar pukul 11.15 WITA melakukan pengambilan sampel darah terhadap eks penumpang KM. Lambelu.

Pengambilan sampel darah dilakukan di lokasi karantina terpusat di gedung Sikka Convention Center (SCC) yang dihuni 133 orang dan di aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sikka yang dihuni 40 perempuan, dimana sampel darah diperiksa di laboratorium RS TC Hillers Maumere,

“Kita tidak serta merta mereka baru turun dari kapal terus dilakukan pemeriksaan rapid test. Karena nanti hasilnya tidak maksimal,” kata Petrus Herlemus, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kabupaten Sikka, NTT,  Sabtu (11/4/2020).

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, Petrus Herlemus, saat ditemui di Posko Covid-19, Sabtu (11/4/2020). Foto: Ebed de Rosary

Petrus mengatakan, maka pada Sabtu (11/4/2020) seluruh eks penumpang KM. Lambelu menjalani pemeriksaan rapid test kecuali bayi yang ada di aula rumah jabatan bupati Sikka.

Bekas penumpang yang dikarantina di gedung Sikka Convention Center (SCC) tegas Petrus, seluruhnya diambil sampel darahnya lalu diperiksa di laboratorium RS TC Hillers Maumere.

“Pemeriksaan rapid test sentrifulnya ada di RS TC Hillers Maumere. Nanti malam hasil pemeriksaannya sudah bisa diketahui. Kalau dilihat ada kecenderungan terindikasi maka dilanjutkan dengan pemeriksaan swab,” jelasnya.

Pemeriksaan swab dilakukan bila ada indikasi kuat terjangkit Covid-19 dan sampelnya dikirim ke laboratorium Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya Jawa Timur.

Nanti di hari ke-14 juga dilakukan rapid test tapi tentunya mempertimbangkan lagi bila selama 14 hari dilakukan karantina, kecenderungan daya tahan tubuh meningkat, maka tidak dilakukan rapid test lagi.

“Ada 3 bayi namun hanya satu yang tidak dilakukan rapid test. Saat ini ada satu Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) eks penumpang KM. Lambelu yan dirawat di ruang isolasi RS TC Hillers Maumere,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, Muhammad Daeng Bakir, yang ditemui di gedung SCC mengatakan, sesuai dengan yang disampaikan tenaga medis maka pemeriksaan dilakukan satu per satu.

Daeng Bakir mengatakan, ada dua meja disiapkan di depan pintu masuk persis di bawah tangga gedung SCC, dimana semua warga yang dikarantina berada di dalam gedung. Termasuk yang menempati tenda di luar gedung lalu dipanggil namanya satu per satu.

“Sebelum dilakukan pengambilan sampel darah, sesuai protap semua meja dan lokasi pengambilan sampel darah disemprot dengan disinfektan terlebih dahulu agar steril,” jelasnya.

Lihat juga...